We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Practice Love

Practice Love

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 9, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Milly bahagia karena pria yang disukainya ternyata juga setuju untuk menjalin kasih dengannya. Tapi, di satu sisi Milly juga berjanji akan membantu calon adik iparnya yang diam-diam ternyata seorang GAY untuk kembali normal. Apakah hubungan Milly dengan kekasihnya akan berakhir bahagia seperti cerita dalam dongeng seperti yang selalu dia impikan? Akankah si calon adik ipar kembali menjadi pria normal dan menemukan gadis yang dapat menyembuhkan luka hatinya? *** Author's note : Halo, ini memang bukan pertama kalinya saya nulis dan post cerita online di web karena dulu memang sempet post cerita-cerita fanfiction di web lain. Tapi, baru kali ini kesampean buat post cerita fiksi lagi di wattpad. Tolong dimaafkan kalo ada salah-salah kata. Mohon Vote dan Comment -nya juga ya. Last but not least, ini cerita murni ide yang tiba-tiba muncul di kepala. Tolong jangan di plagiat ya... (^^)v Enjoy~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradoks Rasa
  • Still You [END]
  • Direction Factory (zayn and harry love story)
  • Queen (End)
  • RAPUH!
  • Cinta Tanpa (ber) Sayap - END
  • FOREVER MY WIFE (END)
  • Star Of You

Lucifer tuh tipe cowok yang kayak punya semua hal-good looking, karisma ngalir, dan gampang banget bikin orang jatuh. Tapi masalahnya, dia nggak pernah puas. Udah punya A, pengen B. Udah dapet B, ngincer C. Selalu pengen yang lebih gede, lebih keren, lebih wow. Terus muncullah Cassia. Cewek yang literally nggak ngaruh sama pesonanya. Nggak meleleh, nggak tertarik, malah santai aja. Buat Lucifer, ini jelas challenge. Dia harus "menang." Dan pas dia berhasil? Eh, malah bosen. Sampai suatu waktu, dia ngeh... Cassia beda. Dia bukan cewek random yang gampang di-play. Mulai deh Lucifer nyadar dia salah. Dia mau balik. Tapi sayangnya, Cassia udah fly away-bebas, mandiri, nggak butuh siapapun. Nggak nyari pengakuan, nggak butuh pujian. Dan Lucifer? Cuma bisa liat dari jauh, ngerasa kehilangan, sambil mikir, "Oh sh*t... ternyata ini yang namanya cinta." Cuma ya... sadar pas udah telat itu nyesek. Cassia udah di level "high value woman" yang nggak bisa dia kejar. Sementara dia? Masih stuck di toxic game yang sama. Pure sad boy vibes.

More details
WpActionLinkContent Guidelines