All That Matters To Me

All That Matters To Me

  • WpView
    مقروء 1,345
  • WpVote
    صوت 301
  • WpPart
    فصول 8
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: جمعة, نوفـ ١٨, ٢٠١٦
WpInfo
روائيّة
عاطفيّة
Semua perempuan ingin cantik dan serba bisa seperti dirinya, namun Han Jinhee tidak menyukai hal tersebut. Memiliki paras yang menawan benar-benar membuatnya kerepotan. Ia susah mendapatkan teman yang benar-benar tulus tanpa melihat materi. Belum lagi dengan orang-orang yang iri padanya. Sampai akhirnya ia kembali ke Seoul ㅡtempat asalnyaㅡ dari Busan. Demi menempuh kehidupan baru yang ia harap akan lebih berwarna. Akankah ia hidup dengan baik dan mendapatkan teman seperti yang ia idamkan selama ini? Atau bahkan kehidupan di Seoul akan lebih rumit dibanding di Busan?
جميع الحقوق محفوظة
#285
koreanstory
WpChevronRight
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • Under The Umbrella
  • Paper Plane
  • We Have Problem || YoonTaeKook
  • I Want You To Be Happy
  • MY KOOKIE [ON EDITING]
  • Opposite [END]
  • Another Side of You
  • STUPID FIGHT
  • It Was Always You - END

Di kota Seoul, Kota ini mengubah hidup seorang gadis yang bernama Song Na-eun. PLAK! Na-eun benci dengan orang yang mengakui bahwa orang itu sudah mencintainya selama bertahun-tahun. Sampai-sampai, Na-eun ingin sekali untuk berlari dan bertemu dengan orang lain yang jauh lebih baik dari pada orang yang ditamparnya. Na-eun berlari dan bertemu dengan Kim Dong-hoon, orang yang pernah terhapus dari dalam memorinya. Seolah-olah, memori tentang orang itu muncul kembali dan menyadarkan dirinya. "Sudah aku bilang dari dulu bahwa pria itu tidak baik untukmu!" ucap Dong-hoon. "Dong-Hoon, bogoshipo!" ucap Na-mi. Dong-hoon tersenyum kembali setelah mendegar kalimat itu. "Mianhae," ucap Na-mi kepada Dong-hoon. "Aku adalah Song Na-eun, bukan Song Na-mi," ucap Na-mi. "Terima kasih untuk jujur padaku hari ini," ucap Dong-hoon sambil memegang payung miliknya. Di bawah payung itu mereka bertemu. Hujan yang deras mencairkan suasana diantara mereka berdua yang selama ini dingin dan kaku. Di bawah payung itu, mereka berpelukan dan saling menyamapaikan rasa rindunya satu sama lain. Mereka berdua tidak ingin berpisah lagi. "Saranghae," ucap Dong-hoon. Song Na-eun, semoga kita selalu bisa bersama-sama sampai akhir.

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى