Maafkan Aku

Maafkan Aku

  • WpView
    Reads 1,205
  • WpVote
    Votes 86
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadComplete Mon, Jan 13, 2020
WpInfo
Non-Fiction
"Maafkan aku yang terlalu dan amat sangat mencintaimu." - a • • • Kukira waktu dan usia begitu sakti hingga beranggapan kalau mereka bisa menghapus perasaanku. Perasaanku yang pernah diremehkan banyak orang karena terkesan tidak masuk akal. Perasaanku yang bersandar pada seseorang di cerita hidup paling indah yang menolak untuk kulupakan. Perasaanku bagai utas yang terbakar dan baru redup karena ikhlas. Begitulah alasan jurnal ini hadir. Biarlah perasaanku dan kita telah usai, biarlah waktu terus berlari saling mendahului, namun di atas lembaran ini kamu dan aku tetap menari dengan abadi. [ ]
All Rights Reserved
#163
reality
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • Ar.
  • Our Story Begins
  • P E R N A H
  • Mencintai Dalam Diam
  • U are
  • Where am I?
  • Satu Bait Tentang Hidup
  • Holla, Hiper! (Complete)

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines