Ketika Tuhan Berkehendak Lain

Ketika Tuhan Berkehendak Lain

  • WpView
    LECTURAS 593
  • WpVote
    Votos 17
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jul 14, 2016
WpInfo
Ficción
Romance
"Hey, tunggu aku". Aku membungkuk sambil membenahi tali sepatuku yang lepas. "Iya aku tunggu disini sambil istirahat sebentar." ujar temanku Dewi, yang sedang menengguk sebotol air mineral dibawah pohon jambu rindang. Aku berlari menghampirinya. "Udah capek nih, pulang aja yok" kataku "Ayo, lagian udah panas dan tubuhku mulai berkeringat, gerah pengen cepeth mandi". Ujar Dewi. Kami berdua kembali ke asrama untuk beristirahat setelah olahraga di minggu pagi yang cerah ini. *** "Aauu, sakit". Aku memegangi pundakku yang baru saja ditabrak seorang lelaki yang sedang berlari ke arah yang berlawanan " Maaf ". Hanya kata itu yang terucap dari mulutnya. Ia bergegas pergi. " kamu gak apa-apa kan sa.?" ujar dewi menghampiriku. "Gak papa wi."Aku menengok ke arah pria tadi,hanya terlihat punggungnya. Ia terlihat terburu buru.Kami melanjutkan perjalanan menuju asrama yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara tadi. Sesampainya diasrama aku teringat sesuatu, gelangku terjatuh!!
Todos los derechos reservados
#4
terinspirasidarikisahnyata
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ana Uhibbuka Fillah ( TAMAT  )
  • Bunuh Saja Aku Tuhan
  • Be Yours
  • Adlan & Aisyah (Mozaik Cinta)
  • Cinta Dalam Hijrah || SELESAI
  • KISAH KAU DAN AKU
  • Cinta Yang Tak Pernah Selesai
  • She Is not Cleopatra
  • Promise

Ia mencintai dalam diam, kehilangan dalam luka, dan mencari dalam doa yang tak pernah putus." Fikri Azka menyimpan cinta untuk Devika dalam sujud dan harap. Namun sebelum janji suci terucap, takdir lebih dulu memisahkan. Devika pergi... dan Reva-sahabat yang pernah ia percaya-menjadi penyebabnya. Luka itu membuatnya menolak cinta, menolak takdir, bahkan menolak untuk memaafkan. Hingga waktu mempertemukannya dengan Afrah Amirah, wanita bercadar yang hadir bersama ketenangan dan rahasia yang membayang. Gerak-geriknya... caranya tertawa... bahkan hobi kecilnya... semua mengingatkan pada Reva. Tapi mungkinkah Reva yang dulu, kini tersembunyi di balik cadar dan nama yang berbeda? Di antara teka-teki masa lalu dan kerinduan yang belum reda, Fikri belajar: kadang, Allah menyembuhkan luka dengan cara yang tak pernah kita duga. Story by LiaRezaVahlefi Copyright © 2021

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido