Story cover for TATTOO by Libythea15
TATTOO
  • WpView
    Reads 350
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 350
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 1
Complete, First published Jul 11, 2016
Mature
(ONE SHOOT)
Sebuah SURAT Curahan Hati.
Minim dialog.
Pernah baca surat? datar dan tak menarik bukan? Kecuali bila kau menangkap makna yang terkandung dalam setiap kata-katanya

(Jangan baca bila kau tak mau)

================
Sebuah KISAH NYATA.
Dedicated to BHS
(dimanapun kau berada sekarang)
All Rights Reserved
Sign up to add TATTOO to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Double "K"  cover
Tak Terucap cover
Kumpulan Cerita Pendek cover
Oneshot Story🌿 cover
[I'm Yours || Allhang] cover
One Shoot || Beomgyu Harem cover
[End] Ending Scene cover
About Secret Admirer #Wattys2017 cover
Aku, Kamu, Kita cover
MUARA (END) cover

Double "K"

32 parts Complete

HIGHEST RANK #3 - Fine [05-06-19] Notes: {First title : Backstreet} {BANYAK TYPO YANG BERSEBARAN} Bersamamu kini ialah perjalanan yang dimulai setelah dulu kita dipertemukan pada kehilangan. Perjalanan panjang yang kuakui tak mudah tetapi aku percaya kita kuat dalam setiap rintangan. Ada banyak kemungkinan yang kita bisa raih serta kita jalani dengan saling mempertahankan. Apapun yang terjadi kuharap hatimu tak mudah lelah, begitupun langkahku. Aku dan hatiku sekarang telah menjadikan kamu bagian dari tujuanku. Semoga kembalinya aku dan setianya penantianmu menjadi sebuah hadiah terbaik untuk setiap hal yang berisi tentangmu. Aku bahagia dan aku mau agar kebersamaan ini tetap utuh selalu. Terlepas dari yang pernah terjadi di antara kita dulu, biarlah menjadi kisah yang kunamai pelajaran berharga. Terima kasih karena selalu ada dan bertahan. Terima kasih untuk tidak pergi meninggalkan. Aku menyayangimu karena hatiku memilih kamu sebagai pelengkap segala kekuranganku. Tetaplah bersamaku untuk menemani kemanapun arah kakiku berjalan. Tetaplah di sampingku kapanpun aku membutuhkan. Dan tetaplah menjadi yang kubanggakan di hadapan teman teman dan mereka mereka yang tak suka kita dipertemukan. -Kenzo Bagaskara-