Komponents

Komponents

  • WpView
    Reads 1,163
  • WpVote
    Votes 149
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 4, 2017
Masihkah bintang itu berkelap-kelip di kala malam, Diantara ribuan lapis langit dan semesta? Bukankah bintang di langit masih berpijar dengan terangnya menghilangkan kegelapan pada malam yang gulita? Wahai langit, sampaikan pada bintang, bahwa dia disini bersamanya, memandang langit malam yang sama. Dalam duka dan kegundahan, dalam tangis dan air mata. Bulan itu masih terus ada di sana, cahaya terang nan menggetarkan itu masuk dan menelusup ke dalam manik mata hitam pekatnya. Wahai langit sampaikan pula pada bulan, dia di sini bersamanya, menatap langit malam yang sama, dalam duka dan kegundahan, dalam tangis dan air mata. Bulan dan Bintang? Saling terduduk dan termangu. Mereka ingin bertemu, perasaan itu begitu saja membuncah. "Bulan" "Bintang" Lihatlah mereka, saling meneriakkan nama. Langit malam tertutup kabut. Menghilangkan bulan dan bintang, menyembunyikan mereka di antara awan putih yang tergumpal. Mereka bersedih. hati keduanya merana karena rindu. ♥♥♥ MY FIRST STORY
All Rights Reserved
#971
bulan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELENOPHILE
  • BulBin (END)
  • Secret Admirer
  • A B A D I  [On Going]
  • BINTANG&BULAN
  • Anggara ✔
  • My Childish Boyfriend🖤
  • BULAN [Selesai]
  • Auristela
  • BULAN [END]

"gw gapeduli bul, gw cmn syg sama lo gw cinta sama lo, bahkan sekarang gw udah jatuh, sejatuh jatuh nya sama lo bul" ucap avond dengan kepala tertunduk lemas sambil memegang tangan bulan. "tapi gw peduli avond! peduli sama kita, gimana kedepan nya, hubungan nya. Tapi lo apa? sepertinya memang matahari lebih pantas dengan senja, dan bulan selalu dengan malam nya, maaf avond kita selesai" ucap bulan dengan berat hati, dan tangisan nya, seraya melepas genggaman avond di tangan nya, lalu pergi menjauh dengan segala kenangan dan kecewa. 'sampai kapan pun rembulan hanya milik sang malam dan senja hanyalah pembuka sebelum sang malam tiba' -avnd 'tidak ada yang lebih pantas dari matahari untuk senja dan bulan untuk malamnya' -bln HAIIII!! PENASARAN GA SIH SAMA CERITANYA?? GIMANA SIHH KOK BISAA KAYA GITU ITU LOHH?! YAUDAH YUKKK BACCAHHHH AZZAAA👊🏽

More details
WpActionLinkContent Guidelines