Lia adalah seorang gadis yang cantik dan dengan tinggi badan 160, dia adalah seorang mahasiswa konseling di salah satu universitas di kota kecil. Sejak umur 13 tahun lia mengidap anxiety. Orang tua lia terpukul ketika tahu bahwa anaknya menidap penyakit yang tidak pernah terfikirkan sekalipun di pikiran mereka. Namun untuk mengutakan lia mereka mencoba untuk kuat dan memberi semangat lia untuk tetap kuat mengahdapi kenyataan ini. Di umur yang tergolong masih remaja lia sudah seperti orang yang tidak sepantasnya mendapatkan cobaan ini, namun dari dukungan orang tua lia tetap kuat dan selalu riang untuk membuat orang tuanya tidak sedih. Lia tetap sekolah seperti anak pada umumnya. Saat menginjak umur 16 tahun lia harus kehilangan ayah yang sangat di cintainya, ayah lia memiliki riwayat sakit henti jantung. Lia sangat terpukul dan merasa putus asa kehilangan sosok orang yang sayang dan tanpa henti untuk menyemangati lia. Lia merasa kehilangan cinta pertamanya. Saat itu hanya tinggal lia dan ibunya.
Più dettagli