Gudang Sekolah

Gudang Sekolah

  • WpView
    Reads 106,314
  • WpVote
    Votes 3,135
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadComplete Mon, Oct 24, 2016
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
[ COMPLETED ] "Oke, hai! Selamat datang di gudang sekolah! Tegang banget, kalian jangan takut. Panggil aku Suara Langit. Karena kalo suara perut, itu namanya kelaperan." "What!?" seru keempat bocah itu. ××× Wulan, Beni, Ari, dan James memang anak Pramuka. Tiap Sabtu mereka berkumpul di lapangan untuk membaur bersama regu masing-masing. Namun, yang perlu digarisbawahi adalah mereka hanya anak Pramuka amatir. Benar sekali jika mereka berada di barisan saat upacara 14 Agustus berlangsung, tapi itu dilaksanakan dengan bersungut-sungut. Melalui kepenasaran Wulan terhadap gudang di sekolah barunya, mereka berempat akhirnya terjebak dalam dunia yang mengharuskan mereka hidup layaknya anak kemah Sabtu-Minggu. #19 in Adventure (10 November 2016) #30 in Adventure (17 Oktober 2016) #66 in Adventure (6 Oktober 2016) Copyright © 2017 Frisca Pasaribu
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Four Ladies of Praiser [TERBIT]
  • Song of Abyss
  • Bumi & Takdirnya
  • Halckelios Academy
  • Lonceng Akhir yang Tak Pernah Berbunyi [TERBIT]
  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Twins | Jihoon & Junkyu
  • Glitch

[Fantasy - Friendship - Psychology] - [COMPLETED] "Selama kekuatan kalian berkembang, kalian tidak akan pernah aman di Bumi." Diana, Elsa, Kinna, dan Rura tidak pernah mengira kalau identitas mereka sebagai pemilik kekuatan akan diketahui oleh Sobari Sobri-pria misterius bertopeng kelana dengan baju adat Jawa. Pak Sobari memberitahu, bahwa ada tempat lebih baik yang bisa dijadikan sebagai tempat belajar dan latihan, guna mengembangkan kekuatan keempat sahabat. Namun, keempat sahabat menolak dengan dalih sudah memilih tempat yang lebih baik. Seiring waktu, rupanya kekuatan mereka berkembang di waktu yang tidak terkira. Kinna yang bisa melihat kupu-kupu sebesar lapangan, lalu Diana yang bisa mengeluarkan awan hujan dan petir di atas kepalanya. Belum lagi, perasaan was-was Rura dan Elsa melihat kedua sahabatnya dengan kekuatan tidak terkendali. Akankah mereka ikut dengan Pak Sobari? Atau tetap bersikukuh dengan keputusan yang sudah mereka buat sedari dulu? - Novel by Dreamerity Cover by AI and Canva, edited by me Note: Cerita ini diikutsertakan dalam lomba Writing Challenge 15 Weeks With You yang diadakan oleh Autumn Maple Media dan Feedback Everyday Community. Don't copy this story!

More details
WpActionLinkContent Guidelines