Thinking Out Loud

Thinking Out Loud

  • WpView
    Reads 285
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 17, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
-Assyifa Putri Zahrani Anak SMA Pemuda yang juga seorang Ketos(Ketua Osis) selain cantik & pinter dia juga gampang bergaul,tegas,Anti sama yang namanaya AZKA,selalu terlihat senang di depan orang lain yang nyatanya menyimpan sejuta kesedihan. -Azka Putra Bramantyo Memiliki wajah tampan,pembuat Onar,anak dari pemilik sekolah SMA Pemuda, dan yang selalu menjahili SYIFA. Awalnya syifa dan azka slalu bermusuhan namun takdir berkata lain seiring berjalan waktu tanpa mereka sadari mulai menyukai satu sama lain.sampai yang satu berani mengungkapkan. Saat Azka berani menyatakan perasaannya,syifa malah menolak yang sudah jelas juga menyayangi Azka,karena apa?karena syifa tidak egois dia berpikir keras jika dia menerima Azka pasti ada yang terluka dia tidak mau ada yang terluka,dan dia lebih memilih mengorbankan perasaannya untuk adiknya yang juga menyayangi Azka.Karena sifat adiknya yang memang terobsesi oleh Azka,dia takut adiknya ini berbuat di luar dugaan. TAPI TAKDIR BERKATA LAIN.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ZAWIL
  • ARFANAZ (COMPLETED✓)
  • BAD BOY SEKOLAH (SELESAI)
  • 𝑨𝒌𝒖 𝑲𝒂𝒎𝒖 𝑫𝒂𝒏 𝑻𝒂𝒌𝒅𝒊𝒓
  • Asya Amarra [ By astar1913 ]
  • ~LATHOS MOIRA~
  • Antara Cinta dan Persahabatan
  • Imaginary Boyfriend
  • YOU ARE MINE [END]
  • Cewek Judes Vs Cowok Nyebelin END (TELAH TERBIT)
ZAWIL

Zawil Arzendra adalah remaja cerdas yang menyimpan banyak misteri. Sebagai pewaris perusahaan terbesar di Jakarta, hidupnya telah digariskan-meneruskan kerajaan bisnis sang ayah. Tapi di balik semua itu, Zawil menyimpan mimpi yang tak pernah didukung siapa pun... bahkan oleh orang tuanya sendiri. Sementara itu, Azura Xaviera, sahabat masa kecilnya, tumbuh menjadi gadis ambisius yang terlihat percaya diri dan berani mengambil risiko. Namun, tak ada yang tahu bahwa di balik senyum dan prestasinya, Azura hidup dalam bayang-bayang kakak-kakaknya. Ia terus dibandingkan, dituntut, bahkan tak diberi ruang untuk menjadi dirinya sendiri. Zawil dan Azura saling memahami-dua jiwa yang terluka, saling menjadi tempat bernaung. Tapi waktu dan takdir memisahkan mereka. Zawil harus memilih warisan keluarganya, dan Azura harus bertahan seorang diri dalam dinginnya ekspektasi. Kini, mereka kembali dipertemukan di bangku SMA. Rasa yang dulu pernah tumbuh masih tersisa, namun luka lama dan ambisi pribadi menghalangi segalanya. Dalam pusaran cinta, impian, dan luka keluarga... mampukah mereka melawan takdir? Atau harus kembali merelakan segalanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines