Story cover for Another Damn! by Amateurnetizen
Another Damn!
  • WpView
    Reads 937
  • WpVote
    Votes 161
  • WpPart
    Parts 19
  • WpView
    Reads 937
  • WpVote
    Votes 161
  • WpPart
    Parts 19
Ongoing, First published Jul 13, 2016
Percayakah kalian bahwa tanganku ini seperti tangan dewa? Terdengar lucu, sebelum aku dapat mengutak-atik takdir seseorang hanya dengan jari-jariku. Namun aku hanya bisa melakukannya atas perintah sutradara, kok. Yeah, aku ini penulis cerita.

Tapi apa jadinya jika apa yang ku tulis benar-benar terjadi? Si Rambut Putih itu hendak menghalangi kemampuan terpendamku dan mengubahnya menjadi kekuatan baik. Hanya saja... dia terlalu menyebalkan untuk diajak bicara, sekaligus terlalu tampan untuk dilihat. 

Dengan ketidakpercayaan bahwa aku menemui darah iblis lain yang kehidupannya seperti sebuah dongeng, dia menarikku ke dalam ceritanya dengan mudah. Kini aku akan belajar mengenai sisi lainku dan mencoba untuk menjadi manusia seutuhnya.

Lalu setelah itu, aku akan mulai mengecat rambutku.
All Rights Reserved
Sign up to add Another Damn! to your library and receive updates
or
#386supranatural
Content Guidelines
You may also like
TRY by dhiniananda
14 parts Complete
Cover by @aynunsuci Di sebuah cafe ada seorang gadis remaja duduk sendirian seakan sedang menunggu seseorang tapi entah siapa?. Dengan keadaan cafe yang cukup penuh dengan orang-orang yang sedang bermain game P*BG, gadis itu seakan tak betah lama-lama berada di tempat ia duduk. berulang kali ia melihat jam Handphone nya yang telah menunjukkan 20 menit ia menunggu tapi belum juga seseorang yang ia tunggu datang. Tak lama kemudian ia mendengar suara seseorang yang memanggilnya dari arah pintu masuk. "Mel, Amel.....". Gadis itu pun segera menoleh kan wajahnya ke arah belakang tapi, dengan cepat tangan seseorang itu menutupi kedua kelopak mata gadis ini. Disaat gadis remaja ini akan melepaskan kedua tangan seseorang itu dari kelopak matanya. Ia mencium aroma bau yang sudah familiar di penciumannya. Aromanya seperti bau minyak gorengan dicampur dengan upil gajah. Dan dengan sigap Gadis remaja ini memegang erat tangan seseorang itu dan segera melepaskan kedua tangan yang menutupi kelopak matanya . Setelah tangan itu terlepas ia langsung melihat siapa pemilik tangan upil gajah itu. Dan benar pemilik tangan itu adalah Si Bulet eh maksudnya tangan Delia Delia adalah temen akrabnya Amel ( Gadis remaja). Dan Amel pun langsung mengerutkan kening datarnya itu yang seakan sedang mencerminkan sikap heran melihat si Delia yang sedang tertawa seperti anak TK Paud. Ok guys___ ceritanya akan di usahain Up terus... Dannnnnnn!!!! Mohon maaf jika ceritanya agak sedikit Gaje (Gak Jelas). Dikarenakan aku sendiri baru belajar membuat cerita..--- Mangat Bacanya... Go.. go.. go..
Pertemanan di balik Kutukan [On Going] by AYA_MNK
28 parts Ongoing
🥀Cerita ini 100% karangan dari saya sendiri jadi mohon di hargain, jika memang tidak suka maka tidak usah di baca dan jika suka jangan lupa beri vote dan komen yaksss!!! ⚠️ INGAT DI LARANG PLAGIAT, COPY PASTE, MENIRU, MENJIPLAK, ATAU SEJENIS NYA. DON'T! Saya mungkin tidak tahu tapi allah tahu. Rintik hujan perlahan jatuh dari langit kelabu, tetesannya menimpa tanah kering dan retak, menciptakan lingkaran-lingkaran kecil yang segera lenyap bersama debu. Namun tak lama, langit seolah tak sanggup lagi menahan kesedihannya. Hujan turun semakin deras, membasahi tubuh seorang gadis yang berdiri diam di tengah kehancuran. Luka menganga di hampir seluruh kulitnya, darah mengalir perlahan, menyatu dengan air hujan yang mengalir di tanah. Namun ia tetap tak bergerak. Pandangannya kosong, tatapan hampa tanpa harapan, seolah jiwanya telah pergi jauh meninggalkan raganya yang lelah. Di sekelilingnya, dunia yang dulu penuh kehidupan kini tinggal puing dan arang. Tanah yang dulu dihiasi hamparan rerumputan hijau telah terbakar hingga hitam dan tandus. Pohon-pohon yang dulunya menjulang kokoh kini rebah, patah, dan hangus, tak menyisakan satupun daun yang selamat. Segala yang dulu indah, kini lenyap tanpa jejak, tersapu oleh sesuatu yang lebih kejam dari waktu, kehancuran yang tak memberi ampun. "Aku menghancurkan semuanya ... Aku seorang monster!" bisiknya lirih, dan setetes air mata mulai mengalir keluar dari ujung matanya, tak bisa dibedakan apakah itu air hujan atau air penyesalan. "Aku menyakiti orang-orang, aku membunuh orang tak bersalah ... Aku benar-benar seorang monster!" Air matanya menetes, bercampur dengan darah dan hujan. Dan dari bibir pucatnya, hanya satu kalimat yang terus berulang kali dia ucapkan, seperti sebuah mantra penyesalan yang tak berujung. "Maaf ... maafkan aku ... maaf ...." Dibuat : Rabu/13/April/2022 Selesai : ??? Written by :AYA_MNK ©hak cipta dilindungi Allah SWT
Revenant: Kuntilanak Penyelamat by mrcoyman
11 parts Complete
Kehidupanku begitu indah dan penuh dengan warna. Tidak semua orang memiliki keistimewaan untuk menghidupi kehidupanku. Aku cinta penuh terhadap Ibu dan ayahku yang membesarkan Aku. Dan Aku cinta semua teman sekolahku meskipun perseteruan dan masalah ada di antara kita. Tetapi semuanya sirna dalam satu jentikan jari. Hanya butuh satu insiden saja untuk mengakhiri hidupku di dunia ini. Aku melihat tubuhku sendiri penuh dengan darah, dan tulang yang patah dan rapuh. Satu momen yang berlangsung selama 5 menit saja bisa menghancurkan kehidupan yang dibangun bertahun-tahun. Namaku Angeline dan umurku masih 14 tahun. Sebagai arwah gentayangan. Aku berkelana ke tempat-tempat familiar dan menemui mereka yang terdekat dengan aku. Dari sekian banyaknya teman-temanku yang terdekat, seorang anak di kelasku yang dianggap aneh adalah satu-satunya yang hidup yang bisa mendengar perkataanku berkat dari talenta kususnya. Dan dari terjalinnya komunikasi antara Aku dan Alina, kita menciptakan sebuah persahabatan yang baru di tengah-tengah duka dan tragedy. Sebagai roh orang mati, Aku berprasangka akan menghabisi akhiratku di dalam penyesalan, amarah, dan binasa. Seperti apa yang banyak orang pikir sebagai hantu gentayangan yang haus akan balas dendam, meminum darah anak-anak, dan membawa ketakutan, kutuk, dan mala petaka kepada yang masih hidup. Tetapi Aku tidak pernah berpikir mengenai balas dendam ataupun kebencian kepada siapapun. Aku tidak tega untuk menyakiti orang lain semenjak Aku masih kecil dan begitu juga setelah Aku mati. Aku selalu membantu orang yang lemah, dan menemani mereka yang kesepian. Demikian hal yang sama juga yang ingin kuliakukan sepanjang kematianku sebagai roh yang tersesat. Banyak sekali yang kudapatkan di sepanjang pengalamanku sebagai roh mati. Terutama dengan bangkitnya kuasa gelap yang melandai ibukota, menyelamatkan perempuan yang hampir mati, dan melawan para penjahat. Apakah kematian ini adalah akhir dari riwayatku. Atau awal kehidupan yang baru?
Vericha Aflyn ✔️ by Icacty_
58 parts Complete
#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"
You may also like
Slide 1 of 10
Get in the Dark  | DROPPED  cover
Devil's and Angel's cover
TRY cover
Pertemanan di balik Kutukan [On Going] cover
Revenant: Kuntilanak Penyelamat cover
Vericha Aflyn ✔️ cover
K I N G [Completed] cover
kiara cover
ALVANSA [Completed] cover
Masuk Kedalam Komik BL [END] cover

Get in the Dark | DROPPED

9 parts Ongoing Mature

Kupikir dengan diamku, semuanya 'kan berakhir. Tapi tidak, mereka makin menjadi-jadi memperlakukanku seperti mainan--menindasku. Aku menunggu, menunggu hari kelulusan di mana perpisahan akan membawa kebebasan bagiku, lamun kelamaan luka yang ditorehkan membusuk, rasa benci dalam hatiku mengakar. Aku ingin membalas, tapi takdir tidak berpihak. Kehidupanku malah berakhir, kenapa mereka begitu kejam? Asaku hancur, dan siap dilempar ke Gehenna, tempat bagi jiwa-jiwa tak berharga. Aku menerima kelam ini. Tapi entah mengapa, aku tidak sampai ke sana. Sebab, ketika membuka mata, hal mengejutkan menyambutku. Aku terbangun dalam kisah yang kutulis, bukan sebagai tokoh utama bukan juga penjahat. Aku merasuki raga seorang putri raja yang tak pernah kulahirkan hingga akhir kisah. Kesempatan kedua bagiku? Atau permainan takdir yang lebih kejam? Aku mendamba damai tapi dalam dunia yang terlahir dari air mata, akankah aku meraih damai? *** "Kau berbeda. Kenapa tidak mati saja, Adik?" First Story Editorial Main genre's: Slice of Life ©2025 ©aylnesie_ Start: 22/03/25