Rara's Love Story

Rara's Love Story

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 14, 2016
Rara sedang dihukum oleh orang tuanya karena nilai-nilainya turun di semester lalu, yang membuat Rara terpaksa bekerja di kedai kopi milik teman Ayahnya. Awalnya Rara kesal karena harus bekerja di sana, namun semenjak bertemu dengan seseorang yang membuatnya penasaran setengah mati, kini Rara menikmati pekerjaannya. Siapakah pria itu? Mari kita ikuti perjalanan Rara mencari tahu siapa pria itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RAMMA LAURENT (END): GAJE
  • D U D A
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • Literasi Rasa
  • Three Little Words [TAMAT]
  • Keseharian di Keluarga Gang
  • He is Beautifull (Tamat)
  • Cinta di Ujung Roti Bakar
  • TOUCHED (End)
  • Imperfect

Harks menghampiri seorang pria parubaya yang sedang berbincang dengan kenalannya ditengah tengah pesta. Harks membisikkan sesuatu di samping telinga orang itu, dan sukses membuatnya membelalakkan mata karena terkejut dengan berita yang disampaikan Harks. "Kamu tidak berbohong? Sudah kamu pastikan kebenarannya?" ucap orang itu yang tidak lain adalah Davidson. Pemilik perusahaan raksasa yang bergerak di bidang konstruksi dan teknologi. Tidak ada seorang pun yang tahu bahwa pengusaha muda dan sukses itu kini sedang mengawasi seseorang yang paling dirindukannya dibalik kesuksesannya saat ini. "Saya tidak berbohong tuan. Saya berbicara dengan dia duapuluh menit yang lalu. Saya yakin dia masih ada di pesta ini" "Bagaimana bisa dia ada disini?" "Putra pak Verdi. Sepertinya dia berteman baik dengannya" "Putra pak Verdi.." David berpikir sejenak. Walaupun sebenarnya jantungnya berdegub kencang saat ini sejak dia mendengar berita dari Harks bahwa Rama ada di tempat ini. Putranya yang sangat dirindukannya kini berada dibawa atap yang sama dan di ruangan yang sama dengannya. Sudah sepuluh tahun sejak dia terakhir kali melihat putranya itu. Lalu bagaimana sekarang? Apa dia akan mengenali putranya jika mereka bertemu? Atau jangan jangan dia sudah berpapasan dengannya tetapi dia tidak mengenali anaknya sendiri. Oh tidak. Dirinya pasti sangat mengecewakan. Rama yang selama ini bergelut sendirian dengan sulitnya kehidupan disaat usianya masih sangat muda, dia yang hidup merangkak sendirian berusaha bertahan hidup meski dia tidak tau untuk apa dan dari apa dia bisa ada di dunia ini. Dia akhirnya akan bertemu dengan ayahnya. Bagaimana Rama akan menanggapi ini semua??

More details
WpActionLinkContent Guidelines