SESAL
  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 27, 2016
Rumah adalah ruang cinta dan kasih untuk Ayah, ibu dan saudara-saudara. Dimana kita tak perlu takut dari ancaman luar . Rumah adalah tempat semua orang tuju ketika ia merasa lelah . Rumah adalah tempat dimana kita tak perlu malu karena menangis terlalu keras . Rumah adalah tempat kita mengadu kepada Ayah, ibu, kakak dan Adik setelah apa yang dialaminya seharian penuh. Keegoisan membuatku kehilangan rumah, membuatku kehilangan cinta. Sayapku semakin lemah, dan tubuhku kian penat. Aku lelah, ingin menangis meminta belas kasih sayang. Aku sendiri, sekarat dalam himpitan sendu. Dimana letak keadilan sang kuasa? Butakah dia, tulikah dia mendengar jerit tangisku? Dimana cinta itu? Pertemukan aku dengan rumahku!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • This Is Not My House
  • Desir Arah
  • Pulang yang Kutemukan dalam Dirimu
  • My beloved, My home
  • peluk yang ku rindu
  • Dibawah atap yang salah (hiatus)
  • Noda dalam Cinta
  • Buah kebencian untuk ayah END (Versi revisi)
  • RUMAH KITA
  • RUMAH KE DUA

Mereka menyebutnya sebagai rumah, tapi bagiku ini hanya tempat dimana aku belajar bertahan, bukan tempat untuk aku kembali

More details
WpActionLinkContent Guidelines