Azaghata
  • WpView
    Reads 902
  • WpVote
    Votes 60
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 23, 2016
"Lo gak bisa gitu dong,mainin perasaan perempuan seenak lo. Gue juga perempuan kali,terus menurut lo mereka yang lo mainin gak punya hati?" -Aurradheyra May Azaghata "Terus gue harus gimana May? Gue harus putusin mereka satu-satu? Kalo jujur sih gue gak pernah sayang sama mereka,ya gue sih cuma seneng main-main sama mereka. Oke gue tau gue jahat banget kan ya? Brengsek banget kan ya? Tapi kalo udah kaya gini gue harus gimana May? Gue yang bikin masalah gue yang bingung sendiri. Maaf ya gue selalu libatin lu dalam masalah gue" -Ethan Aprillio Devandenan ---------------------- Sahabat? Temen curhat? Temen main? Sahabat kecil? Iya cuma sebatas kaya gitu May bisa sama Lion,dengerin curhatan Lion yang kadang bikin sakit sendiri. Sadar kan kalo cuma dianggap temen curhat? Sadar May,sadaar. Kalo orang bilangnya ini friendzone,May bakal setuju banget. Kalo orang lain bilang ini sakit,iya May juga bakal bilang ini sakit banget.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • We Can't Be Friends
  • Pertemuan Terakhir
  • THE BACHELORS [TAMAT]
  • K.A.V
  • My Love Story
  • PLUTO
  • Aku yang Ada Di Antara Kalian (Sudah Revisi)
  • A3 [AMEL AJI & ANUGERAH]✔
  • COMPLICATED
  • ZATARFA (Tamat)

"Bee, inget ya lo nggak boleh jatuh cinta sama gue, soalnya diliat-liat gue makin hari makin ganteng ini, ngeri lo khilaf" -Satriya Arbi Narakha "Boro-boro khilaf, Sat! Liat muka lo aja mual gue. Lagian siapa yang mau sama cowok playboy tengil kayak lo? Yeuuuu! -Xabira Salsha Aruni Kemudian, Xabira termakan omongannya sendiri. Terlalu sering bersama membuat perasaan gadis itu mulai berubah dan melewati batas pada Satriya, hingga sampai ia merasakan benih-benih cinta terus bertumbuh di hatinya. Namun sayangnya, Satriya telah menyimpan rasa pada perempuan lain yang bukan dirinya. Dan kemarahan Satriya saat mengetahui tentang perasaan Xabira seperti memukul mundur dirinya untuk bergerak ke arah lelaki itu. Bagaimana kisah mereka? Akankah Xabira mengalah dan mengubur kembali perasaannya demi menjaga pertemanan? atau justru maju dengan resiko kehilangan sahabat sekaligus cintanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines