Story cover for Melody by SeasonalWriters
Melody
  • WpView
    Reads 178
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 178
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Jul 16, 2016
-Third challenge for SW's member-

~Songfict~

Musik adalah suatu cara untuk mengungkapkan dan menggambarkan perasaan.
Musik dapat menjadi obat atau penyakit dalam waktu bersamaan. Entah membawa kenangan indah atau kenangan yang menyayat hati.

Sekarang, melodi musik manakah yang sedang  kamu dengar?
All Rights Reserved
Sign up to add Melody to your library and receive updates
or
#432challenge
Content Guidelines
You may also like
Ekstrovert & Introvert [SELESAI✔️]  by oxeyeaster
45 parts Complete
Zafran Haikal Yoso, si ekstrovert tampan yang populer. Gitaris band terkenal di sekolah, bahkan di lingkungan luar pun banyak menyita perhatian kalangan muda. Hidupnya penuh warna, ia akan dengan mudah mengungkapkan apa yang ada dalam benaknya dan melakukan segala hal yang ingin dilakukan. Zafran, si ekstrovert yang akan dengan mudah berbaur dengan orang-orang baru. Aldara Zeenanta, si introvert cantik yang hobi menulis. Hidupnya terlalu abu-abu, polos dan dingin. Ditambah ia memiliki masa lalu yang kelam hingga berdampak pada sifatnya yang tak mudah bergaul dengan orang-orang baru. Ia hanya akan membebaskan sifat hangatnya pada orang-orang yang dapat membuatnya nyaman. Sementara hal lain yang membuat hidupnya penuh kesedihan adalah ketika Ibu kandungnya yang tak lagi menganggap kehadirannya. Mereka, si ekstrovert dan si introvert mulanya tak saling mengenal satu sama lain, padahal mereka belajar di sekolah yang sama, SMA Mata Garuda. Mungkin masih bisa dibilang wajar karena mereka terpaut satu tahun. Suatu hari, takdir mempertemukan keduanya dengan sebuah keterpaksaan. Membuat pertemuan-pertemuan selanjutnya yang tak diinginkan justru membawa malapetaka bagi keduanya. Setiap bertemu, mereka bagai ikan dan cermin yang sering bertengkar, air dan api yang ingin jadi pemenang, dan adu mulut yang tak ada ujungnya. Alda yang merasa hidup tenangnya menjadi kacau balau dan Zafran yang sangat menikmati keasyikan hidupnya jadi merasa tertekan. Lantas mengapa mereka tak saling menjauh saja? Takdir memang seperti itu, menuntut sesuka hati tanpa memikirkan yang bersangkutan. Tapi percayalah, takdir tak sejahat yang kalian duga. Karena maksud yang sebenarnya dari pertemuan keduanya adalah untuk bertukar warna dan dapat merasakan kehidupan lain. Atau, untuk saling memadukan kedua warna hidup itu agar mampu menciptakan manis pahit hidup yang sempurna. Namun mampukah keduanya menemukan maksud yang sebenarnya? Bacalah, dan kamu akan mengetahuinya.
Petikan Lingga by alergi_alergy
12 parts Complete
Suara petikan gitar mengisi ruangan kecil itu, menggema lembut di antara dinding-dinding kosong. Lingga duduk bersila di lantai, memeluk gitar akustiknya seperti seorang sahabat lama yang selalu setia mendengar. Tangannya bergerak perlahan, memainkan melodi yang sederhana namun penuh makna. Mata Lingga terpejam, seakan mencari ketenangan di antara setiap nada yang ia mainkan. Hari itu, matahari menyelinap masuk melalui celah-celah jendela. Langit berwarna jingga keemasan, tanda bahwa senja sudah mulai memeluk hari. Lingga tahu bahwa waktu terus berjalan, namun ia merasa seolah detik-detik itu melambat saat ia tenggelam dalam musiknya. Di sudut ruangan, terletak sebuah foto kecil yang berdiri di atas meja kayu. Foto itu adalah potret dirinya bersama Nalendra-tertawa bersama di sebuah taman dengan cahaya matahari menerpa wajah mereka. Lingga melirik foto itu sejenak, senyumnya muncul tapi dengan berat, seakan ada sesuatu yang tertahan. Petikannya terhenti. Lingga menarik napas dalam-dalam, lalu menundukkan kepala, memandangi gitar di pangkuannya. "Len... gue nggak tahu kenapa gue selalu mainin lagu ini setiap kali gue mikirin lo," gumamnya lirih. Ia mengusap wajahnya, mencoba menahan air mata yang mulai menggenang di matanya. Hening. Hanya ada suara angin yang meniup lembut tirai jendela. Lingga kembali menyandarkan punggungnya ke dinding, mencoba mengingat saat-saat ia dan Nalendra duduk bersama di tempat ini. Gitar yang kini di tangannya pernah dimainkan oleh Nalendra, bahkan melodi yang ia mainkan barusan adalah lagu yang sering mereka nyanyikan bersama. "Mungkin lo bener, Len," bisiknya pelan. "Hidup ini nggak selalu soal yang sempurna, tapi soal belajar menerima." Lingga tersenyum kecil, meskipun hatinya masih terasa berat.
You may also like
Slide 1 of 9
THE CRITICAL MELODY [Sudah Dibukukan] cover
me and my best friend cover
Ekstrovert & Introvert [SELESAI✔️]  cover
Melody For You cover
Petikan Lingga cover
Music From Badboy✓ cover
The Rhythm Of Us cover
DLS [ 2 ] Ansellina  cover
LISTEN | ✅ cover

THE CRITICAL MELODY [Sudah Dibukukan]

39 parts Complete

SELAMAT MENYELAMI! "This book will change your trouble minded about teenage relationship. Because, being forever is not that simple."