La Douleur Exquise

La Douleur Exquise

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 24, 2016
barangkali bukan hanya kau yang meradang dalam diam bukan hanya hatimu yang memar benar-benar, menahan sesak. ialah luka yang berdarah di dalam luka yang kau tanggung sendirian luka yang kau tahan mati-matian dunia, ada banyak kisah cinta yang entah ke mana nasibnya cinta yang timbul tenggelam sebuah rasa yang tertahan, memilih terbentur atau membenturkan diri dalam dinding, bersembunyi rasa yang, terlalu dini untuk menyerah terlalu matang hingga jengah tetap saja, segalanya berakhir pada rasa sakit la douleur exquise, rasa sakit yang tak tertahankan, kala seseorang itu, yang entah bagaimana, ia, tidak mampu untuk kau raih. -puisi dan prosa-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • di akhir perang
  • Dia Semesta
  • Hurt Inside
  • KONSEKUENSI HATI
  • Kau Puisi
  • Rintik jadi Luka
  • P E R N A H
  • Kumpulan Puisi Inspiratif
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Rangkaian Kata (Completed)

" untuk mu agama mu, Dan untuk ku agama ku ( al kafirun ayat 6 ) kamu boleh mencintainya, Tapi jangan ambil dia dari tuhan nya ( korintus 6:14-15) ~ pada masanya, seseorang akan pergi dengan sendirinya. Dan pada waktunya, seseorang akan datang dengan rencana nya. kita berada di antara doa dan harapan. bertemu dalam persimpangan takdir, kita hanyalah hasil dari kesengajaan yang di ciptakan semesta. kau dan aku, dua insan yang tengah menjalin cinta namun terjebak dalam jurang pemisah paling bahaya. antara adzan yang berkumandang dan lonceng yang berdentang. antara kiblat yang tentukan arahku pulang dan salib yang membuat mu tenang. antara manisnya syahadat dan dahsyatnya syafaat. antara hitungan tasbih dan kalungan rosairo. ini bukan lagi perihal cinta tapi keyakinan tidak ada yang bisa berjalan mulus setelah ini. kita hanya akan menjadi penghianat entah aku yang meninggalkan Allah ku atau kamu yang meninggalkan Tuhan mu. kita hanyalah luka yang tertunda semakin lama mungkin akan semakin sulit untuk di redam, tolong ingat kali ini bukan takdir yang jahat tapi kita yang terlalu menentang akal sehat. biarlah kita menjadi sebuah kenangan yang akan ku simpan dengan benar. dari kamu aku belajar bahwa mengiklaskan adalah cara terbaik dari mencintai, tak apa setidaknya aku pernah membuat mu tertawa,pernah bebagi kisah juga pernah menjalani hari yang sulit untuk di lupakan. terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa kita miliki tapi setidaknya bisa menjadi kenangan yang akan abadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines