HOPE
  • WpView
    Reads 3,544
  • WpVote
    Votes 258
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 28, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
HOPE "ketika hanya harapan yang bisa ku berikan" Di sela senja sore itu, dia datang padaku. Kami berbaring di atas padang rumput. Berbaring dengan memandang langit yang sama. Berbaring dengan mensejajarkan wajah kami, membentuk arah angka jarum jam enam. Mata kami bertaut. Di saat itu pula dia mengatakan sesuatu yang buatku tak dapat berujar sepatah katapun. "Gue cuma bisa ngasih lo harapan, ngga lebih. Gue minta, kalau suatu hari Tuhan ngga ngizinin kita bersama. Harapan itu masih tetap ada di lo. Sampai harapan itu gue tagih ke lo lagi. Entah berapa lama tenggang waktunya, gue mau, lo tetap pegang harapan dari gue ini. Promise?" ucapnya. Aku mengangguk pelan. Ku pandang wajahnya. Wajah dingin yang sering ku lihat itu seketika berubah hangat. Sehangat jemariku yang ditautkannya di jemarinya. Dan... diciuminya untuk beberapa kali.
All Rights Reserved
#21
picisan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Waiting SOMEONE
  • Love Melodies [END]
  • #1 | Love in Chaos [Sudah Terbit]
  • Semesta
  • Mahligai Sunyi
  • Turun Ranjang
  • RINDU DI PENGHUJUNG SENJA
  • Amor Almira
  • Bukan Istri Bayaran(End)
  • KITA DAN SEMESTA

Aku telah melangkah melewati beribu-ribu jarak,beribu-ribu hari,membawa ruang kosong dihatiku. Cinta telah kutitipkan pada masa lalu,tetapi aku masih menyimpan sehela harapan masa depan bersamamu. Aku masih ingat hangat jemarimu di pipiku,membawakan getar hidup yang hilang bersama langkahmu yang menjauh. Lalu, hari ini, kau tiba-tiba berdiri dihadapanku,menatapku lekat,seolah membiarkanku membaca gurat-gurat kisah yang selalu kau sembunyikan. Aku hanyut dalam diam,seketika mengulang kembali sebuah kisah cinta dalam benakku. Kali ini, apakah hanya cinta yang kau bawakan untukku? Dan, apakah kau berharap aku menyambutmu dalam peluk hangat dan isak penuh kerinduan? Tapi, aku takut cinta seperti senja yang indah terlihat, tetapi ternyata hanyalah ilusi. Dan , aku khawatir ketika mendapatimu hanya terdiam . Apakah kau pun mulai ragu dengan cinta, cinta yang kau bawakan kemarin untuku? - - - - Waiting SOMEONE .

More details
WpActionLinkContent Guidelines