Story cover for BULIR CINTA [END] by CangPanah
BULIR CINTA [END]
  • WpView
    LECTURAS 84,509
  • WpVote
    Votos 4,156
  • WpPart
    Partes 30
  • WpView
    LECTURAS 84,509
  • WpVote
    Votos 4,156
  • WpPart
    Partes 30
Concluida, Has publicado jul 18, 2016
Contenido adulto
Sequel: TKPK

NATHAN: Lahir diluar nikah bukanlah keinginanya, semua itu sudah diatur oleh Tuhan. Tapi kenyataan itu selalu saja berhasil membuat Nathan merasa buruk didepan semua orang, hingga mampu membuatnya mencampakkan wanita pertama yang berhasil mencuri ketentraman hatinya sendiri. 

KIANDRA: Gadis bengal yang tangguh, tidak mudah menyerah untuk mendapatkan keinginannya.

JESSICA: Gadis yang sama bengalnya dengan Kiandra
tapi Jessica tidak setangguh Kiandra untuk mendapatkan keinginanya, terbukti Jessica lebih memilih menjauh dari keinginannya untuk memiliki, tapi bukan berarti melupakan.

NICHOLAS: Trauma akibat masa lalu membuat Nic memutuskan untuk tidak lagi mencari pengganti dari mantan tunangannya yang meninggal akibat kecelakaan tragis.

*Menceritakan tentang dua orang lelaki dengan latar belakang masa lalu yang menyakitkan, membuat mereka menampik adanya cinta. Tentang dua orang gadis yang begitu TULUS mencintai, BERJUANG demi cintanya. BERKORBAN demi orang yang mereka sayangi. Akan ada banyak AIR MATA, KESAKITAN yang harus diterima dari berbagai PENOLAKAN yang bermuara pada orang yang dicintainya. Menyebabkan LARA HATI yang tidak bisa disembuhkan kecuali oleh pemilik hatinya. Namun, ditengah rasa sakit yang  terus menghimpit. Mereka tetap BERSABAR & SETIA menunggu sang pecinta. Datang & menggenggam tangan mereka untuk melangkah bersama-sama.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir BULIR CINTA [END] a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
(Bukan) Keluarga de akulily_
29 partes Continúa
Sequel 'Umi untuk Putraku' __________________________ Dulu, ia menikah dengan seorang duda berbuntut satu. Namun, sekarang ia men-janda. Tertinggal putra putrinya yang menjadi kunci ia bersemangat. Keduanya pula yang menjadi alasan kuat ia berusaha bangkit dalam kesenduan. Pikirnya semua akan baik ketika hatinya telah tertata apik setelah mengikhlaskan sedikit kepergian sang suami. Kenyataan berbanding terbalik. Awalnya semua baik, sangat baik. Sampai ia dijatuhkan oleh perasaan yang ia pikir baik. Semua kembali seperti dulu. Ketika ia dipinang almarhum sang suami dan memiliki putra sambung yang saat itu belum menerimanya. Ia harus berperang kembali merebut hati sang putra. Namun, bedanya tak ada sang suami yang menyemangatinya. Dengan hati yang masih berusaha mengikhlaskan almarhum sang suami, ia harus menggunakan sisa hatinya untuk melunakkan hati putranya yang tiba-tiba kembali mengeras entah karena apa. Ketika dulu sang suami melarangnya untuk bekerja, kini ia harus memaksa tulangnya untuk bekerja keras. Bukan hanya satu atau dua pekerjaan yang ia lakukan, tapi banyak pekerjaan yang dilakukannya. Tak ada waktu luang baginya. Hari-hari hanya ada kerja, kerja, dan kerja. Dengan menggendong sang putri ke mana pun langkahnya membawa. Semua demi sang putra yang berubah layaknya singa kelaparan. Pun dengan putrinya yang turut menjadi takut tiap kali melihat sang kakak. "Tak peduli badanku hanya tersisa tulang dan kulit. Apapun akan kulakukan untuk putraku." "Tak peduli badanku kurus kering tak terawat. Apapun akan kulakukan asal putriku bisa makan dengan kenyang." Kisah akan dimulai. Bagaimana single parent rapuh itu menjalani hidup barunya ...? SELAMAT MEMBACA:) Cover: Pinterest+Canva
CINDY : Sebelum Aku Pergi de rasainiindah
11 partes Continúa
"Apa yang sanggup memisahkan dua hati yang saling mencinta? Katakan padaku, Cindy." Suara Rayven terdengar serak, seolah setiap katanya membawa luka yang tak bisa disembuhkan. Tatapan matanya merintih, memohon jawaban dari gadis yang berdiri di hadapannya-jawaban yang mungkin bisa menyelamatkan hatinya dari kehancuran. Cindy menatap tanah sejenak, bibirnya bergetar. Ia mengangkat wajahnya perlahan, menatap mata Rayven dengan pandangan yang dipenuhi air mata dan rasa sesal. Dengan suara yang lirih, sehalus angin yang menyesap di antara rinai hujan, ia menjawab: "Waktu, Rayven... dan tempat yang tak lagi sama." Air matanya jatuh, tanpa bisa dicegah, menyatu dengan tetes hujan yang membasahi dunia di sekitar mereka. Hujan turun seolah ikut menangis, mengiringi jiwa yang saling mencinta namun tak bisa bersama. Rayven menggeleng pelan, hatinya mencabik dari dalam. Ia meraih tangan Cindy, memohon dengan sisa harapan yang ia miliki, Namun Cindy menarik tangannya, perlahan tapi pasti, lalu melangkah mundur. "Kalau waktu memisahkan kita... maka aku akan menunggu selamanya!" Rayven berseru, suaranya nyaris patah. "Cindy, tolong... beri aku alasan! Kenapa kamu harus pergi? Kenapa bukan kita yang melawan dunia ini bersama?" Cindy tersenyum dalam tangisnya. "Karena tidak semua cinta ditakdirkan untuk dimenangkan, Rayven..." Kemudian ia berbalik, melangkah pergi, meninggalkan Rayven di tengah hujan yang kini terasa jauh lebih dingin dari sebelumnya.
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
(Bukan) Keluarga cover
forbidden love cover
ARSALESA [END] cover
KUPU-KUPU DI TENGAH KOTA [Terbit Buku Cetak] cover
Narasi patah hati cover
CINDY : Sebelum Aku Pergi cover
Antara Aksara dan Kata cover
Garis Takdir di Istanbul cover

(Bukan) Keluarga

29 partes Continúa

Sequel 'Umi untuk Putraku' __________________________ Dulu, ia menikah dengan seorang duda berbuntut satu. Namun, sekarang ia men-janda. Tertinggal putra putrinya yang menjadi kunci ia bersemangat. Keduanya pula yang menjadi alasan kuat ia berusaha bangkit dalam kesenduan. Pikirnya semua akan baik ketika hatinya telah tertata apik setelah mengikhlaskan sedikit kepergian sang suami. Kenyataan berbanding terbalik. Awalnya semua baik, sangat baik. Sampai ia dijatuhkan oleh perasaan yang ia pikir baik. Semua kembali seperti dulu. Ketika ia dipinang almarhum sang suami dan memiliki putra sambung yang saat itu belum menerimanya. Ia harus berperang kembali merebut hati sang putra. Namun, bedanya tak ada sang suami yang menyemangatinya. Dengan hati yang masih berusaha mengikhlaskan almarhum sang suami, ia harus menggunakan sisa hatinya untuk melunakkan hati putranya yang tiba-tiba kembali mengeras entah karena apa. Ketika dulu sang suami melarangnya untuk bekerja, kini ia harus memaksa tulangnya untuk bekerja keras. Bukan hanya satu atau dua pekerjaan yang ia lakukan, tapi banyak pekerjaan yang dilakukannya. Tak ada waktu luang baginya. Hari-hari hanya ada kerja, kerja, dan kerja. Dengan menggendong sang putri ke mana pun langkahnya membawa. Semua demi sang putra yang berubah layaknya singa kelaparan. Pun dengan putrinya yang turut menjadi takut tiap kali melihat sang kakak. "Tak peduli badanku hanya tersisa tulang dan kulit. Apapun akan kulakukan untuk putraku." "Tak peduli badanku kurus kering tak terawat. Apapun akan kulakukan asal putriku bisa makan dengan kenyang." Kisah akan dimulai. Bagaimana single parent rapuh itu menjalani hidup barunya ...? SELAMAT MEMBACA:) Cover: Pinterest+Canva