Winter Child

Winter Child

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 19, 2016
"Kyoto, Musim dingin kala itu, aku bertemu denganmu. Seorang bocah bersyal seputih salju. Mata yang sendu. Bibir yang merekah bak sakura menghiasi wajahmu. Senyuman yang kala itu menenangkan hatiku. Seperti kau seorang putra dari butiran-butiran salju." Nakamura Nana, seorang gadis berdarah campuran Indonesia dan Jepang terpaksa harus melepaskan masa-masa SMA nya di Indonesia karena keputusan kedua orang tua dan kakaknya untuk kembali ke kota Kelahirannya, Kyoto. Nana yang sudah lama tidak menginjakkan kaki di Negara itu sejak umurnya delapan tahun sangat terkejut. Bukan ia tidak mau kembali ke kota kelahirannya itu. Hanya saja, meninggalkan Indonesia, nenek, sahabat dan seseorang yang disukainya sejak SMP benar-benar terasa berat. Apalagi jika ia harus menghadapi pelajaran yang paling tidak disukainya di SMA Negeri Sakura itu, Kanji. Tapi, mau tidak mau ia tetap harus pindah kesana. Dan di Kyoto ini lah, takdir menuntunnya kembali mengingat kenangan delapan tahun lalu..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yuki [TAMAT]
  • Halo, Aku Sena.
  • friend
  • At a Glance (NOREN)
  • Cegil Komplek [00L]
  • Where Silence Meets Laughter
  • MAGIS ARNODLE : 私は彼ではありません
  • Kanata Changer
  • [My Daily, With Tokito Muichirou]✔️ || Tokito Muichirou X Me ||
  • LANGIT YANG TAK SAMA LAGI  (END)

Setelah delapan tahun dihabiskan hanya untuk mengejar Nishimura Kaito, Natsu baru menyadari bahwa tindakannya tak lebih dari seorang gadis yang anarkis. Pertama, dia pikir dia akan mendapatkan cowok itu meski harus mengejar hingga ke Kyoto. Kedua, dia beranggapan bahwa tak ada yang lebih baik darinya untuk seorang cowok seperti Nishimura. Ketiga, dia selalu berpikir bahwa semuanya akan baik-baik saja. Nyatanya, di tahun kesembilan, dia mulai merasakan keganjilan. Tahun di mana akhir dari sekolah menengah atasnya, ia merasakan keraguan akan perasaannya. Belum lagi masalah-masalah yang harus dituntaskannya satu per satu akibat ambisinya ini. Surat di loker, ibunya, sahabatnya, dan juga Nishimura. Di titik inilah Natsu mulai sulit membedakan antara gila, obsesi, kebodohan, dan cinta. Namun Kyoto benar-benar berbeda. Di kota serba tradisional ini, Natsu justru diberikan berbagai kejutan dengan canggihnya. Kejutan tentang masalahnya, tentang perasaannya, dan tentang kebimbangannya. Sedikit demi sedikit dia mulai belajar tentang bersama bukan berarti selamanya, jatuh tak selamanya terpuruk, melepaskan kadang lebih baik dari menggenggam, dan apa yang kita dapat belum tentu apa yang kita inginkan. 25/7/2020. // 1st in #yori 2/6/2021. //76th in #pastelwattpadseries

More details
WpActionLinkContent Guidelines