HOW ARE YOU?

HOW ARE YOU?

  • WpView
    Reads 257
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 28, 2016
Apa kabar cintaku? Aku yang salah dalam hal ini . "Aku bukan meninggalkanmu. Aku pergi hanya sebentar, hanya untuk menjemput mimpiku. Aku berjanji akan membawamu bersamaku pergi meraih citaku. Tak akan ada alasan apapun yang mampu membuatku meninggalkanmu. Berjanjilah tetap bersamaku" ~Raka Entah bagaimana yang harus aku lakukan? menunggu seseorang tanpa kepastian yang jelas. Hanya bermodal seonggok kata yang keluar dari mulut anak usia 9 tahun, yang belum mengerti makna Cinta sesungguhnya. Jika Cinta mampu menyatukan kita, maka serahkan saja padaNya sang pemilik hati. Kini dilema melanda, aku harus memilih 1 dari 2 hati yang kini tengah aku perjuangkan. Cinta pertama atau Cinta yang telah membangkitkanku dari keterpurukanku ? ~Jia Aku masuk dalam hidupnya. Karena merasa Cinta tengah ada dalam genggamanku. Ketika Cinta itu mulai merekah dengan Indah, Cinta lain datang meminta kepastian. Adakah yang salah dengan cintaku? Haruskah ku genggam Cinta ini atau mengikhlaskannya bersama yang lain? Mungkin ini sebuah hukuman untukku karena telah mempermainkannya dahulu. Menjadikannya sebuah taruhan bagi kesenanganku. Ketika Cinta datang, aku bahkan tak mampu mengelak. Aku bahagia dengan Cinta ini. ~Arkan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yang Tertinggal
  • CHEOSSARANG (Complete)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • You're Here, But Not For Me
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • L.O.S.T Don't Know How to Love
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Dua Jejak (novel teaser)
  • Mahligai Sunyi
  • You are in my past and my future [END]

Cinta.... Begitu banyak wanita yang terperangkap dalam kata Cinta. Apakah cinta itu sebenarnya? Mengapa semua orang sampai dibuatnya merasakan seribu kebahagian dan sejuta kesedihan? Mengapa mereka merelakan harga diri mereka untuk mendapatkan segenggam cinta dari sang pujaan hati? Mengapa mereka dapat membuang mimpi dan cita-cita mereka, agar dapat menjalani sisa hidup bersama kekasih mereka? Saat mereka jatuh dalam pelukan cinta, mereka akan merasakan segala keindahannya. Mereka akan memuji keindahan cinta. Mereka akan menulis sebuah syair panjang untuk merefleksikan rasa cinta mereka. Tapi saat cerita cinta itu berakhir? Mereka hanya akan berurai air mata. Air mata kehilangan. Air mata. Ya...hanya akan ada air mata menemani mereka. Betapa bodohnya mereka. Memuja cinta. Memuja sesuatu yang hanya akan membuat mereka menderita. Memuja sesuatu yang semu. Memuja sesuatu yang tak pasti.... Mungkin aku terdengar terlalu membenci cinta, mungkin aku terdengar terlalu sinis terhadap cinta. Sebagian orang mengagap bahwa aku tidak pernah merasakan mencintai. Sebagian lagi berkata bahwa aku takut untuk jatuh cinta. Mungkin pendapat yang kedua benar. Aku takut untuk jatuh cinta... lagi. Karena aku takut sakit untuk yang sekian kalinya. Ya... aku sudah beberapa kali merasakan mencintai seseorang dan merasakan beberapa kali di sakiti oleh rasa cintaku....

More details
WpActionLinkContent Guidelines