Relasi Hujan dan Senja

Relasi Hujan dan Senja

  • WpView
    Reads 340
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Jan 14, 2020
Tentang pengagum senja. Namun, tidak sekedar senja yang ia kagumi. Tidak sekedar matahari yang ia pandang, namun juga rembulan yang tetap menerangi. Ia yang juga rela tenggelam, hanya agar yang lain mampu bersinar. Kilauan itu juga tidak menyilaukannya, melainkan ia simpan di akhir, sebagai lembayung senja. Agar kehadiran rembulan, tetap terasa istimewa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Before I Knew Light
  • Awan Abu-Abu [END]
  • Satu Atap, Satu Hati
  • Senja
  • kost seven || baemon
  • BAEMONHYPEN
  • Langit Setelah Hujan [END]
  • Pulang, Pergi dan Perasaan

Dia tumbuh dalam sunyi, bukan karena tak ada suara, tapi karena tak ada yang benar-benar mendengarkan. Setiap hari terasa sama, langit yang muram, rumah yang hening, dan dunia yang seolah terlalu jauh untuk digapai. Ia tak berharap banyak dari hidup... sampai seseorang datang, bukan untuk menyelamatkannya, tapi untuk duduk di sampingnya. Diam. Menemani. Menyalakan cahaya kecil dalam gelap yang sudah terlalu lama ia anggap sebagai rumah. "Tak semua cahaya menyilaukan. Kadang, ia datang dalam bentuk kehadiran yang tenang." Sebuah kisah tentang beban yang tak selalu terlihat, kehangatan yang datang perlahan, dan pertemanan yang tumbuh dari percakapan paling sederhana. © Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang

More details
WpActionLinkContent Guidelines