Friend Never Die

Friend Never Die

  • WpView
    Leituras 99
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadConcluída sáb, jul 23, 2016
Tetes embun terakhit jatuh perlahan seiring fajar menyapa dedaunan, sisa purnama telah tenggelam membawa bayangan malam. Udara yang diam begitu indah menghindari bola matahari dengan kemuningan sinarnya.
Todos os Direitos Reservados
#12
shere
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Desa Tanpa Mata [END]
  • Hujan Di  Awal januari
  • Untuk Kamu, Riz #2
  • NOT YOU
  • Datang Untuk Pergi
  • Skenario SEMESTA || end
  • Senja Untuk Pelangi(End)
  • Umbrella and Rain
  • SILENT GRACE
  • Untuk Kamu, Riz #1

mereka hanya ingin mencari ranting untuk api unggun. sederhana, bukan? tapi siapa sangka, langkah mereka malah membawa ke desa yang bahkan tidak seharusnya ada. sebuah desa yang sunyi. terlalu sunyi. penduduknya menatap mereka dengan mata kosong, seolah-olah mereka bukan manusia. suasana terasa biasa di siang hari, tapi saat malam datang... sesuatu mulai berubah. suara aneh terdengar di lorong-lorong sempit, bayangan bergerak di tempat yang seharusnya kosong, dan satu per satu dari mereka mulai menghilang. mereka tersesat di tempat yang tidak memiliki jalan keluar. dan yang lebih buruk... desa ini tidak ingin mereka pergi.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo