Always Yours, My Alpha

Always Yours, My Alpha

  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Dec 19, 2017
Pirvon, sebuah organisasi dari sekelompok rogue terkuat. Memiliki pemimpin luar biasa kejam menjadikannya organisasi yang mengancam seluruh pack. "I'll find you, my ica." - jerad antonio Jessy, she-wolf malang. Mendapat banyak penderitaan karena pirvon. Dia bertekad akan membunuh pemimpin pirvon. Tekadnya tanpa disadari membawanya berhadapan dengan pirvon. "Lihat saja, kau akan membayar semua perbuatanmu." -jessica angelina. Rupanya, kehendak moongoddes lain. Saat memenuhi tekadnya itu, rahasia kelam keluarganya terbongkar. Rahasia kelam yang menuntunnya kepada pimpinan pirvon. Setelah mengetahui siapa itu jerad antonio, masih sanggupkah jessy memenuhi tekadnya itu ?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Savior Mate (Diterbitkan)
  • My King Of Werewolf (Sequel Soulmate)
  • MATE  [END]
  • The Bastard Alpha [Story#1 Zegna.]
  • KELAHIRAN KEMBALI
  • Dark+ Light
  • The Predicted Luna
  • The Blood Rejection
  • MOONBOUND: The Alpha's Mate

Fantasy-werewolf "Apakah setiap serigala memiliki mate dari kaumnya sendiri?" Tanyanya. Dahi Arnold berkerut. "Tidak juga, ada beberapa dari mereka yang memiliki mate dari seorang manusia bahkan yang paling ekstrem dari bangsa vampire, meski hal itu sangat jarang terjadi-tunggu!" Arnold menegakkan tubuhnya. "Kau sudah menemukan mate-mu?" Tanya Arnold. Gabrielle terdiam, dalam hatinya tengah bergejolak. Arnold terkekeh. "Bagus kalau begitu, kau menemukan mate-mu lebih cepat, dibandingkan aku yang belum menemukannya. Kau bisa menghisap darahnya untuk bertahan." Kekehnya. "Apa aku bisa menolaknya sebagai mate-ku?" Tanya Gabrielle tiba-tiba membuat Arnold tersentak. "Mengapa?" Tanya Arnold. "Bukankah kau butuh dia untuk tetap hidup sebagai vampire?" "Apa aku bisa menolaknya sebagai mate-ku?" Tanya Gabrielle mengulang, membuat Arnold menyeringai. "Tentu saja."

More details
WpActionLinkContent Guidelines