Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Blind
  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 24, 2016
Kemal Devandro. Dia itu cowok. Iyalah cowok. Satu SMA sama gue. Baik banget orangnya bahkan saking baiknya gue kasih tau supaya lo, para cewek, enggak nyoba deket-deket sama dia. Takutnya kalian baper. Gue disini gakmau nyeritain siapa gue dan gimana definisi diri gue sehingga disebut pantes buat Devo. Gue cuman mau kasih tau kalau aja gue punya kekuatan pikiran buat baca apa yang dia pikirin, gue yakin kita bakalan jadi pasangan yang sampe sekarang dia masih disamping gue buat megang tangan gue, ngeliatin gue dengan senyum manisnya, bawa gue ketemen-temennya and tell 'em i am the only one that he wants to marry with. Tapi sayangnya cerita SMA gak semanis lagu-lagu yang banyak orang ciptain. Cinta terlalu berat buat gue sama Devo. Iyalah berat, buktinya gue dan Devo gakmampu ngebawa cinta itu sampe kepada sang pemilik. Gue kira Senior high school is the end of us. But not. Maybe. Masa akhirnya gini aja sih, Dev? Note : based on true story. There is alot of surprises.
All Rights Reserved
#501
seniorhighschool
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Keano
  • My Cold Prince (END)
  • JEVIN AERA
  • King Bullying [TELAH TERBIT]
  • ANTARES
  • Here I'm Waiting For [You]~(END)
  • DIVARA
  • Oh My Killer Teacher (END)
  • The Real Brengsek Boy (END)
Keano

[ COMPLETED ] "Della." Della membalikan tubuhnya dan melihat kearah suara yang memanggilnya tapi dia tidak menemukan siapapun disana. "Gue disini." Della tersentak kaget saat menyadari pemilik suara itu dan saat ini pemilik suara itu ada dihadapannya. Della menelan ludahnya dengan susah payah. "Kak Ken?" Lelaki dihadapannya hanya tersenyum sambil menatap lurus mata Della. "Lo jangan terlalu menyayangi seseorang apalagi lo gak pernah tau bagaimana perasaan orang yang lo sayangi itu." Della masih diam dengan segala kebingungannya saat ini. "Mak-maksud..lo?" Sekali lagi Ken tersenyum dan menepuk lembut pundak Della. "Jangan bodoh hanya karena lo terlalu cinta sama orang." *** Seiring berjalannya waktu perasaan itu semakin tidak bisa aku kuasai. Perasaanku sudah menguasai diriku. Tidak pernah aku menyadari satu hal bahwa aku ingin memilikimu aku selalu mengharapkanmu. Tapi aku sadar memilikimu hanyalah angan semata. *** Mungkin bagi dia aku bukanlah siapa-siapa. Tapi bagiku dia adalah sosok yang begitu sempurna. Dia adalah cowok yang berbeda, sejak pertama kali aku melihatnya aku sudah dibuat kagum dengan sikap ramahnya. Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar cinta pada pandangan pertama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines