Haru: That Day When Flowers Were Blossoming

Haru: That Day When Flowers Were Blossoming

  • WpView
    Reads 80
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Fri, Jul 22, 2016
Ketika dua pintu dimensi dibuka, memberi kejutan yang tak terbayangkan sebelumnya. Membuat jantung berdetak dan berhenti ulang kembali. Ketika rangkaian memori terlihat jelas di sekelebat bayangan, hati mendadak nyeri. Ketika semua kenyataan jelas di depan mata, hujan turun membasahi pipi. Pikirkan kembali. Perihal meninggalkan dan ditinggalkan, siapa yang sebenarnya paling tersakiti?
All Rights Reserved
#350
japan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Only See
  • 𝐘𝐮𝐤𝐢𝐦𝐢𝐲𝐚 𝐊𝐞𝐧𝐲𝐮 ⋮ 𝐏𝐞𝐫𝐟𝐞𝐜𝐭 𝐏𝐨𝐢𝐬𝐞
  • Puisi untuk Kepala Sekolah (Gitshan)
  • Serenity
  • This Heart (MONSTWICE)
  • [COMPLETED] 7 Days
  • Love In Paris (COMPLETED)

Bila ada rasa lelah kaki kita saat berdiri memperjuangkan harapan, jangan menyerah. Karena hanya harapan yang mampu melihat bahwa ada seberkas cahaya dibalik pekatnya kegelapan. Terkadang, HATI melihat apa yang tidak terlihat oleh MATA.

More details
WpActionLinkContent Guidelines