"Ketika Cinta Membenci Cinta" [ON GOING]

"Ketika Cinta Membenci Cinta" [ON GOING]

  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 16, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Aku membenci CINTA ! Aku sangat membencinya, begitu juga dengan namaku CINTA aku juga sangat membencinya ! -Cinta Bagaimana mungkin ia membenci nama nya sendiri ? Oh, aku tidak akan membiarkannya ! Aku akan mengubah sudut pandang nya tentang CINTA, Aku berjanji ! -Rezky Dia Cintaku, dan aku tidak mungkin membiarkannya lama lama dalam kebenciaannya pada Cinta ! -unknow Oh tuhan !!!, Kenapa sangat sulit untuk meraih hatinya ?-unknow
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • Menunggumu
  • Melepas Cinta
  • Bercak Tinta [Completed]
  • Heart Break
  • Almost Is Never Enough
  • A3 [AMEL AJI & ANUGERAH]✔
  • A Secret Smile (TAMAT)
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • That One Person, YOU

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines