You And All My Regret

You And All My Regret

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 2, 2016
Aku masih berlari dan mencari untuk menggenggam tanganmu. Saat aku mengangkat kepalaku, aku harap mata itulah yang sedang menatapku. Aku ingin bisa memutar kembali waktu dan menghentikan waktu Aku ingin kembali ke masa - masa itu dan biarkan waktu berhenti di masa itu Aku tau aku semua itu tidak mungkin, tapi kenapa hatiku tidak bisa berhenti mencintainya ? Jika kau mencintai seseorang, apa jika dia pergi waktu bisa membuatmu menggantikan dia ? Apa semudah itu perasaan cinta bisa hilang ? Selama ini aku selalu menunggumu, aku berpikir mungkin saja kau akan kembali, mungkin besok, mungkin lusa, atau mungkin di suatu saat di dalam waktu yang terus berputar. Semua menertawakan ku, menganggapku bodoh, tapi aku masih menunggumu. Aku menyesal tidak lebih cepat menyadari seberapa besar aku mencintaimu. Penyesalan memang selalu datang di akhir cerita. Dan kamu adalah penyesalan terbesarku
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Regrets of Love
  • choice ;
  • Cahaya Dirimu
  • Everything Happens for a Reason
  • Till I Meet You
  • Between Us : One Heart Two Stories [On Going]
  • Love Hurts [End]
  • Kalau Aku Bukan Lagi Temanmu, Siapa Aku?
  • Juan [REVISI]
  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]

Kamu berhasil menyadarkanku makna cinta yang sesungguhnya. Semua tampak jelas bagaimana caramu menjagaku. Hingga aku mendengar kata yang sudah lama kunanti terucap dari bibirmu. Cinta... Begitulah kedengarannya, sangat manis bukan? Tapi tidak bagiku. Kamu mampu menanam kuat kata cinta dalam hatiku dan membuat kata cinta menjadi hancur. Mungkin bagimu cinta telah lenyap begitu saja terbawa oleh angin, sama seperti jiwamu yang telah hilang di mataku, namun tidak di hatiku. Suatu ketika dia hadir membawa cinta. Aku mulai meragukan apakah cinta benar nyata. Haruskah kubuka kembali pintu hatiku yang telah lama tertutup karena kamu berada didalamnya? Sanggupkah aku melupakanmu dan membuang jauh kenangan yang telah kita ciptakan? Apa mungkin jika suatu saat nanti kamu dan dia berada dalam satu hati yang sama? Sangat disesali jika hal itu benar terjadi. Namun, dia mewujudkan kemungkinan itu dengan caranya sendiri. Akankah kusebut kisah yang Tuhan gariskan adalah penyesalan cinta?

More details
WpActionLinkContent Guidelines