Ya Ustadz, Ana Uhibbuka Fillah

Ya Ustadz, Ana Uhibbuka Fillah

  • WpView
    Reads 14,289
  • WpVote
    Votes 354
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 2, 2017
"Aku ingin mencintai seseorang dengan cara yang Allah cintai..." Tutur gadis berkerudung abu lembut. Tatapannya masih tertunduk takzim. Seorang lelaki yang berada tepat di hadapannya membalas kata-kata sang gadis, "Sesungguhnya cinta itu suci, maka apabila cinta mengajak kita pada kemaksiatan itu bukanlah cinta melainkan nafsu." lelaki berkemeja putih yang digulung selengan itu membuang nafas berat sebelum akhirnya kembali berujar. "Ku pinang kau dengan segenap hafalan Qur'an ku..." Deg! Kata-kata sang lelaki membuat gadis bekerudung abu membeku seketika, kerja jantungnya memompa lebih cepat. Nadinya berdenyut tak beraturan seiring nafasnya yang kian memburu. "Maukah kau menjadi kekasih halalku?" lanjut sang lelaki. Gadis berkerudung abu masih terpekur menatap tanah, lidahnya kelu, sejurus kemudian butiran-butiran bening menganak sungai di kedua pipinya.... Penasaran? Yukkk pada baca....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Said Bismillah if you love me
  • SERIBU HADITS✓
  • Jodoh Pilihan Abi
  • SAYA BUKAN SEORANG GUS
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • Pahala Surgaku✓
  • Ya ALLAH Aku Jatuh Cinta
  • ALESYA (END)
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • Assalamualaikum, Gus ✔ [Terbit]

( Cerita sudah diterbitkan dan bisa dibeli di Gramedia terdekat dan mulai part 9 dan seterusnya sudah di hapus ya) " aku mencintai Allah, aku mencintai agamaku, aku mencintai Nabi ku, aku mencintai hijabku, kelak aku akan mencintai imam yang ditakdirkan Allah untukku" - Aisha Helena Dirgantara " Wanita berhijab itu sangat cantik, maukah dia menikah denganku?" - Dimas Andrean " Maukah kau jika aku meminangmu? seperti katamu kau akan bahagia jika dipinang di dalam Masjid ini." - Zakaria Renaldi Takdir tak ada yang bisa menebak, takdir tidak bisa di baca, jalan cerita hanya Allah yang menentukan karena dia adalah penulis skenario hidup yang paling luar biasa. Baik cinta dan jodoh pun hanya Dia yang menentukan, tapi ingatlah kata ' wanita yang baik akan mendapatkan laki - laki yang baik' ps: ini cerita kacangan katanya jd jangan dibaca kalau kalian ingin menyesal yhaaaa wkwkwk. thankyou.

More details
WpActionLinkContent Guidelines