Between Snow and You

Between Snow and You

  • WpView
    Membaca 418
  • WpVote
    Vote 50
  • WpPart
    Bab 23
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Agt 12, 2026
WpInfo
Fiksi Penggemar
Romansa
Ada sebuah buku yang menyimpan banyak harapan, doa, dan rahasia yang tak pernah berani diucapkan. Ketika sebuah buku harapan jatuh ke tangan yang salah, takdir mempertemukan dua orang yang sama-sama memiliki luka, mimpi, dan keinginan yang belum terwujud. Awalnya hanya sekadar menulis keinginan kecil di dalamnya, tanpa sadar setiap halaman justru membawa mereka semakin dekat. Namun, apakah semua harapan yang tertulis benar-benar akan menjadi kenyataan? Di antara rasa takut untuk mencintai, masa lalu yang belum selesai, dan pilihan yang harus diambil, mereka harus menemukan jawaban: apakah cinta adalah sesuatu yang bisa diminta lewat sebuah harapan, atau sesuatu yang harus diperjuangkan? Sebab terkadang, hadiah terbesar dari sebuah keinginan bukanlah apa yang kita dapatkan, melainkan siapa yang datang untuk menemani perjalanan kita.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Cold Shoulder
  • Love is full of surprises
  • Anamoni
  • Diujung penyesalan
  • Reninkarnasi ketubuh gadis malang
  • Shinjitsu No Koi
  • Bestfriend In Love
  • Demi Yang Tersayang
  • Enchanted To Meet You

Cantik, classy, dan angkuh. Tiga kata yang tepat untuk menggambarkan gadis yang bahkan umurnya belum mencapai seperempat abad itu. ~ Ia sebenarnya tidak mengetahui banyak tentang gadis di hadapannya ini. Ia hanya tau sekilas dari Soojung, itupun ia tidak terlalu memperhatikan apa yang gadis itu katakan. Kini, saat ia sudah berada di hadapan sang putri angkuh, ia harus mengakui bahwa keduanya memang sangat mirip. Secara fisik. Tidak dengan raut keduanya. Soojung mampu mengekspresikan apa yang ia rasakan dengan baik. Mungkin itu salah satu penyebab ia bisa menjadi seorang aktris. Tetapi gadis ini begitu hening, matanya tidak menyorotkan perasaan apapun. ~ "Apa kau bersedia?" "Ya, aku bersedia." ~ "Kita tidak saling memiliki bahkan sejak awal ini dimulai." "Maksudmu?" "Kau hanya membuatnya rumit."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan