Story cover for DEMONIAK by baiqvirasafitri
DEMONIAK
  • WpView
    Reads 25,814
  • WpVote
    Votes 1,384
  • WpPart
    Parts 20
  • WpView
    Reads 25,814
  • WpVote
    Votes 1,384
  • WpPart
    Parts 20
Ongoing, First published Jul 26, 2016
"Kalau seseorang memilih untuk bunuh diri, itu berarti dia sudah kalah dari setan yang bersarang dalam dirinya."
	Laras Damarwangi selalu percaya bahwa setan hanya menguasai jiwa-jiwa yang rapuh, jiwa yang lemah dan kosong dari kebaikan. Namun, setelah tragedi yang menimpa Sekar Damarwangi, adiknya, Laras menyadari kenyataan yang jauh lebih gelap. Sekar adalah jiwa yang murni, penuh cahaya. Tapi itu tidak menghentikan setan dari merasukinya.  
	Kini, Laras tahu kebenarannya: Setan tidak peduli siapa korbannya. Dia ada di mana-mana, bersembunyi dalam kegelapan paling dalam, mengintai dari balik bisikan-bisikan tersembunyi di malam hari. Dia merasuki pikiran, menyiksa, dan menghancurkan tanpa ampun. Setan itu sudah menjerat Sekar-dan mungkin, dia belum selesai. Laras harus menggali lebih dalam ke dalam rahasia kelam yang membayangi keluarganya sebelum kegelapan yang sama mengklaim hidupnya sendiri.  
	Tidak ada tempat aman. Setan akan selalu datang. Dalam wujud apa pun.
All Rights Reserved
Sign up to add DEMONIAK to your library and receive updates
or
#15possession
Content Guidelines
You may also like
Hantu Naci Piuu! [END] by Cacamarica_zzhh7
65 parts Complete
Kecil, putih, terbang melesat? Apalagi, kalau bukan Naci (nasi kecil) seorang hantu yang tinggal di pohon pete bersama keluarganya. Dia mati, sudah 5 tahun berlalu, tetapi dia kembali ke hadapannya. Hanya untuk memanfatkannya, tidak masalah dia senang. Namun, ketakutan dalam kenyataan tentang perasaan tidak ingin ditinggal kembali, itu selalu mengganggunya menjadi obsesi gelap. "Cepat atau lambat aku akan pergi kembali Mas. Jadi, ayo kita ukir takdir kita sendiri dengan bahagia kali ini, dengan sisa yang ada, sebelum semuanya kembali lenyap dari pandangan." Pria itu membantah dengan tegas. "Jalani saja sekarang ini, aku mau egois untuk satu hal itu, apalagi yang bersangkut pautkan dengan dirimu. Tidak ada hal yang harus dibantah, kata kamu mari kita ukir takdir kita sendiri dengan bahagia, 'kan? Jadi, ayo kita ukir dengan aku sebagai porosnya." Sudut bibirnya terangkat, perlahan turun. Iris cokelat itu menatap dalam gadisnya. "Tidak ada perpisahan yang sakit mulai sekarang. Jadi, ayo ikuti kemauanku seolah-olah kamu hidup kembali." Sungguh gila! Kenyataan apalagi yang harus wanita itu terima, seharusnya bukan seperti ini. Menerima obsesi gelap dari pemuda yang pernah singgah di hatinya. Kemalangan datang di saat semua orang mangkir dari tanggung jawab. Ini tentang pria yang balik ke kampung halaman, membuka luka lama yang selama ini ia pendam dan memilih pergi ke kota. Dengan kembalinya dia ke desa apakah yang akan dia dapatkan? Kemalangan bertemu hantu jail atau kesenangan. Karena ada rahasia yang terkuak secara perlahan. Suara ciri khas Naci adalah PIU. "Piu, Piu, Piu." Bahasa yang hanya dimengerti bangsa jin. ⚠️PLAGIAT JAUH-JAUH SANA! DILARANG MENYALIN DALAM BENTUK APA PUN! HARGAIN JERIH PAYAH ORANG LAIN, KALAU KAMU ORANG~ #8 Humor 3/5/24 #1 Arwah 14/5/24 #1 Hantu 16/5/24 #2 Fiksi umum 21/8/24 #3 Romansa 20/5/25 #5 Fantasi 20/5/25 #3 darkromance 20/5/25
You may also like
Slide 1 of 9
Dalam Bayangan Ketakutan: Kumpulan Kisah cover
KUTUKAN KEDOK PANJI [Complete] cover
SEMALAM DI LAWANG KRAJAN [complete] cover
Ada Apa Dengan Waktu ? cover
RUMAH BARU [complete] cover
HUTAN GHAIB [SELESAI] cover
bisikan cover
Hantu Naci Piuu! [END] cover
BELASUNGKAWA [SUDAH TERBIT] cover

Dalam Bayangan Ketakutan: Kumpulan Kisah

55 parts Complete Mature

Suara gemerincingan kunci terdengar di malam yang sepi dan sunyi. Tanpa diduga, pintu mulai terbuka perlahan-lahan, dan seolah-olah ada yang masuk ke dalam ruangan. Suasana menjadi dingin dan terasa menusuk, dan terdengarlah suara menggema: "Aku adalah hantu yang selalu menghantui kau di setiap langkahmu. Kau takkan bisa kabur dariku, bahkan dalam mimpimu sekalipun." Perasaan takut semakin menguasai pikiran, membuat bulu kuduk merinding dan jantung berdegup kencang. Semua itu terjadi dalam sekejap, dan tiba-tiba pintu itu menutup dengan sendirinya, meninggalkan keheningan yang menyeramkan.