Story cover for Moonlight by Mat-chacha
Moonlight
  • WpView
    Reads 868
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 17
Sign up to add Moonlight to your library and receive updates
or
#19curahan
Content Guidelines
You may also like
You are in my past and my future [END] by HilyaAlyaqolbiyah
115 parts Ongoing
Terkadang apa yang kita lihat di kenyataan yang ada di depan kita belum tentu itu sama seperti masa lalu kita yang masih tersembunyi entah pada siapa. ~jika aku memang bukan berasal dari keluarga ini maka tolong lepas lah aku karena aku butuh waktu untuk menerima kenyataan yang selama ini tersembunyi~tiara andini dirgantara ~orang yang selama ini ku benci ternyata dia yang selalu rela melakukan apa pun demi aku, aku telat menyadarinya hingga saat itu ia akan menghilang selama nya tetapi keajaiban tuhan lah yang memberikan dia keselamatan dan itu seperti tamparan atau perintah bagi ku untuk meminta maaf kepadanya~lyodra ginting dirgantara ~akhirnya aku menemukan mu setelah sekian lama ku selalu mencari mu hingga akhirnya aku bisa memiliki mu, kau bukan lah masa lalu yang ku sesali tapi kau masa lalu yang ku syukuri~anrez adelio revangga ~aku mencintai nya tapi dia tak mencintai ku dan aku tak menyadari bahwa sebenar nya ada yang mengejarku dengan tulus hingga akhirnya dia menyerah dan aku lah yang mengejarnya sekarang, memang benar penyesalan selalu datang di akhir ~riza syah aditama ~kau bukan hanya masa lalu tapi masa depan ku juga~Anrez & Tiara Hallo semua nya 👋🏻👋🏻👋🏻 Wah cerita baru lagi nih buat kalian, Kira kira bakalan ada konflik apa ya? Terus bakalan kaya apa sih ceritanya? kalian ada yang penasaran gak? Kalau ada kalian langsung aja baca dan jangan lupa tinggalin jejak kalian ya disini berupa vote, coment, masukan ke reading list kalian dan jangan lupa juga follow akun ini ya. #anreztiara #tiaraanrez #lyodrariza #rizalyodra #rizatiara #anakangkat #benci #menyesal #sedih #kehilangan #bahagia Selamat membaca semuanya 🤗
Mahligai Sunyi by AetherSerl
28 parts Complete Mature
Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.
You may also like
Slide 1 of 10
MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU cover
Waktu Senggang (SEGERA TERBIT!)  cover
Cinta dan Takdir Rania [End] cover
Amatiran Nulis Puisi cover
aku atau dia? || Fenly Un1ty || cover
You are in my past and my future [END] cover
Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan cover
Kitab Romancuk cover
En Rêve [COMPLETE] cover
Mahligai Sunyi cover

MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU

16 parts Complete

Aku percaya cinta adalah sebuah pelukan hangat, bahkan di tengah gemuruh hujan. Tapi siapa sangka, pelukan yang sama kini meninggalkan dingin di tubuhku? Kamu meninggalkanku, dan aku tak pernah siap untuk kehilanganmu. Kehilanganmu bukan sekadar perginya seseorang dalam hidupku. Kehilanganmu adalah tentang diriku yang kian merapuh, bagian-bagian dari diriku yang tercerai-berai, seperti serpihan kaca yang tak tahu bagaimana akan kembali utuh. Aku mencoba menulis surat untukmu, berharap kata-kata bisa menggantikan kehadiran yang hilang. Namun, setiap huruf yang kutulis, hanya menambah luka, mengingatkanku pada rindu yang tak akan pernah sampai kepadamu. Mungkin, mencintaimu adalah keindahan sekaligus kutukan. Sebuah hadiah yang diiringi keperihan tanpa akhir. Dan di sinilah aku, yang dalam diam melangitkan namamu. Untukmu, yang kucintai dengan penuh Namun tak pernah menyadari kehadiranku. Buku ini sengaja ditulis untuk nama yang selalu kulangitkan namun enggan untuk menyambutku, yang hadirnya pernah membuat duniaku mekar dengan indah, yang kehilangannya membuat diriku merapuh bersama serpihan luka yang ia tinggalkan. Dan buku ini sekaligus dedikasi untuk mereka yang pernah kehilangan, untuk hati yang berani mencintai meski tahu akan terluka. Karena di balik setiap tetesan air mata, selalu ada cerita yang layak untuk diceritakan.