Always You In My Heart

Always You In My Heart

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 26, 2016
This is my first story. I write this based on my imagination and add some scene from romance story. This story in bahasa and hope you enjoy it Tittle : Always You In My Heart Genre : Romance, Comedy, Sad Main Cast : - Evelyn - Mark Support Cast : - Sam - Ginny - Harry - Nate - Ect. Prolog : Evelyn, Mark, Ginny, dan Sam adalah sahabat sejak kecil. Namun saat mereka berumur 10 tahun, Mark harus pergi ke Paris untuk ikut ayahnya. Mark memendam rasa pada Evelyn. Dan 6 tahun kemudian Mark kembali. Namun, kehadiran seorang laki-laki bernama Harry hadir di kehidupannya. Mark harus menyembunyikan perasaannya dan membuat dirinya tersiksa. Di sisi lain, kondisi Sam kian memperhatikan. Penyakit yang dideritanya semakin memburuk membuat ketiga sahabatnya merasa sedih
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FANI : He's Edgar Erzantara
  • BLACK LIFE [DewTee]
  • Bad Boy
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • DEEP LOVE [DewTee]
  • Nata, De & Coco
  • HAPPINESS • DewTee (PROSES REVISI)
  • Behind The Smile
  • AVOID

Edgar, nama itu mungkinkah akan selalu ada di hati? Atau akan terganti? Bagaimana jika dulu aku tak mengatakan kalimat itu, apa dia masih bersama ku? Bersama? Apa bisa di katakan bersama jika status saja tak ada? Edgar itu, cowok tengil yang membuat ku tak menyukainya. Apapun yang dia lakukan akan membuat ku jengkel berkepanjangan. Sampai tak menyadari jika dia membuat ku merasa nyaman. Ini bukan tentang aku yang sedang patah hati, bukan juga tentang aku yang bersama seorang pengganti, tapi ini tentang Edgar, cowok yang akan ku akui jika dia yang ku cintai. "Lalu bolehkah aku meminta untuk kembali ke masa lalu, mengatakan jika dia orang yang membuat ku merasakan kebahagiaan itu, juga orang yang ku cintai kala itu?" "Sayang itu hanya pertemuan yang mengisi ruang, bukan pertemuan yang berakhir kebahagiaan."

More details
WpActionLinkContent Guidelines