Pelangi Kabut

Pelangi Kabut

  • WpView
    Dibaca 77
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jan 1, 2020
WpInfo
Puisi
Saat ku sandingkan antara duka dan suka antara hitam dan putih antara mekar dan layu antara Cahya dan kegelapan antara suci dan luntur bahkan yang bewarna dan kelam disana aku banyak belajar bahwa mereka memang tlah dipasangkan senada, selaras dan tak seharusnya dipisahkan, dan dipilih mana yang ingin di indahkan dalam nyata dan mana yang di abaikan dengan buta. Disini ku akan mulai menarikan jari jemari kecilku dengan irama, ritme yang tak beraturan menggambarkan nada-nada yang bervariasi genre nya namun akan terangkai satu padu dalam bait-bait nyanyian khas. Karna aku akan memilih melihat pada dua sisinya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • KAMU YANG KUSEBUT RUMAH (END-MASIH LENGKAP)
  • ID7 Fanfic - Feather of Freedom [End]
  • Secangkir Teh | Selesai
  • Gus Bara
  • Waiting for you ✔
  • untuk seseorang yang pernah ku langitkan namanya
  • Bersamamu
  • Surrogate Wife [END]
  • Senja Rindu Pagi
  • Di Ujung Senja

Tak semua rumah terbuat dari dinding dan atap. Kadang, ia bernyawa, bernapas, dan mampu memeluk luka-luka yang tak terlihat. Arkana tak mencari cinta. Hasya tak berharap dicinta. Mereka dipertemukan oleh keadaan, disatukan oleh perjodohan, dan bertahan dalam sunyi yang tak pernah benar-benar nyaman. Tapi di balik semua itu, Hasya diam-diam menyebut satu nama sebagai rumah-meski rumah itu tak benar-benar menyadari arti kehadirannya . * * * Cover by pinterest

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan