Story cover for WORDS - Write It Down by huneylime
WORDS - Write It Down
  • WpView
    Reads 3,549
  • WpVote
    Votes 325
  • WpPart
    Parts 81
  • WpView
    Reads 3,549
  • WpVote
    Votes 325
  • WpPart
    Parts 81
Ongoing, First published Jul 27, 2016
"Kadang kita hanyalah jiwa yang bisu. Tak mampu berkata kemudian menipu. Berharap baik baik saja, padahal sakit di jiwa. Bilang tak apa-apa, tapi berharap tatapan mengapa."
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add WORDS - Write It Down to your library and receive updates
or
#269keluhkesah
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Mencintaimu Adalah Perang cover
Akhir Sebuah Perjalanan cover
Nasihat dalam Puisi cover
Puisi 'tuk kau, Yang merindu cover
Red cover
Andai bisa cover
Rangkaian Aksara cover
Perihku Ditinggalkan cover
Ruang Diksi [Completed] cover

Mencintaimu Adalah Perang

60 parts Complete

"Akan ada saatnya dimana kita bisa memilih dan sedia menerima pilihan. Sebab cita-cita cinta hanya bisa di usahakan, tanpa bisa di paksakan. Akan ada saatnya dimana aku kembali lagi bersama diriku sendiri. Sebab setelah jauh mengikuti langkahmu, aku sadar bahwa kita tak bisa di satukan. Karena disatukan hanya akan menambah kepedihan yang belum terasa. Dengan sederhana aku ingin memiliki kamu. Dengan sebongkah cinta yang padat, aku ingin meyakinkan kamu bahwa aku tidak main-main mencintaimu". Cerita yang aku tulis dengan bahasa puisi ini, kuperuntukkan untuk kita yang tengah berusaha, untuk kita yang tengah tersakiti, untuk kita yang tengah sulit melupakan, terjebak dalam kenangan dan untuk kita yang mencoba bisa menerima kenyataan. Tak ada kata lain selain berusaha, menerima, bersyukur dan mengikhlaskan.