Story cover for My Candy by Dilfaa_
My Candy
  • WpView
    Reads 130
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 130
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Jul 28, 2016
Candy Amalia
"Gw gak tau kenapa orang tua gw ngasih gw nama CANDY. Padahal gw sama sekali gak terlalu suka sama yang namanya permen. Ah,lupakan..."

Derby Aditya Arkana
"Sejak gw lihat dia pertama kali,gw merasakan ada hal yang mengganjal di hati gw,entahlah gw jadi penasaran sama dia. Kayaknya dia unik,seperti namanya"
All Rights Reserved
Sign up to add My Candy to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
After J (Complete) cover
Antara Rasa {Revisi} cover
Berharap Denganmu  cover
AFIKA [ END✔ ] cover
Caramel Macchiato [SELESAI] cover
Behind The Smile cover
I'm okay (END) cover
My Protector, Arvin [END] cover
Deksa 's Diary  cover

After J (Complete)

80 parts Complete

Note: mengandung kata kata kasar dan adegan yang cukup kasar juga. "Masih cantik juga Lo, tidur berapa tahun? Huh?" Tanyanya, lagi-lagi Jingga menghardik tangan cowok itu. Mata Jingga tertuju kebelakang tribun dimana masih ada Alfa yang tengah meninju seorang cowok berkacamata, Jingga tak kenal cowok berkacamata itu, mungkin dia berbuat masalah dengan dua iblis itu. "Gue ngomong sama elo! Liat gue!" Bentak Juna. Sontak, Jingga langsung menatap Juna dengan nafas yang mulai memburu. Lagi, Juna tersenyum miring lalu berdecak "Bangun!" Perintahnya sebari ia bangkit dari jongkoknya. Jingga meremas pinggiran roknya takut tanpa mau menuruti perintah Juna, membuat cowok tuh bertambah marah "Bangun anjing!" Bentak Juna. Gadis mungil itu perlahan bangkit, belum tegak ia berdiri sebuah tangan milik Juna mencekik lehernya membuat oksigen yang masuk maupun akan keluar begitu sesak. Jingga memukul-mukul lengan Juna dengan kedua tangannya "Kak, le-pa-sin" ucap Jingga susah payah. Bukannya melepaskan, Juna malah mengunakan kedua tangannya untuk mencekik leher Jingga membuat gadis itu bertambah lemas.