Ranah Pelangi

Ranah Pelangi

  • WpView
    Reads 743
  • WpVote
    Votes 87
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Sat, Aug 6, 2016
Sebuah filosofi pelangi yang turun setelah hujan. Ia mengerti benar dimana dan untuk apa diciptakan. Perpaduan warna cerah dan redup tergambar di langit, memberi keindahan bagi mata yang menatapnya. Namun jika matahari telah terik dan pelangi menghilang, tetap salahkah kita bersedih hati demi keindahan pelangi yang dulu dikagumi?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semua Tentang Kita (STK) ✔️
  • Hujan di Hari itu
  • Rianbow [SHS 1]
  • Inside Me [END]
  • [Somewhere] Over the "RAINBOW" - COMPLETED
  • Hujan Bawa Aku Menangis [11/11 END]
  • Rainy Day (complete)
  • Pelangi
  • Raja untuk Ratu [COMPLETE]
  • a RAINBOW

(DILARANG MELAKUKAN COPY DALAM BENTUK APAPUN TANPA IZIN) SELESAI -78 CHAPTER. Kalian tahu apa yang paling menyakitkan dari sebuah perpisahan? Mengenang. Yah, proses mengenang adalah hal terburuk yang pernah ada. Karena mengenang selalu menyeret kita untuk berjalan mundur. Perpisahan hanya 'kan meninggalkan kenangan yang membuat kita sulit lupa karenanya. Mengisahkan seberapa berisiknya mereka hanya dengan bertatap muka, seberapa kerasnya tawa, seberapa hebatnya tangis di antara mereka menghadapi betapa kejamnya takdir mempermainkan hidup. Seperti itulah kenangan. Bahkan, waktu pun takkan mampu untuk menghapus jejak yang telah kita gores bersama. Kenangan yang selalu membuat aku rindu. Kenangan yang selalu membuat aku mengatakan aku mengingatmu. Yah, kenangan itu adalah kalian. "Kalian itu alasan gua memahami definisi sayang tanpa rupa, keluarga tanpa darah." -Indri Raysilia Januar. Kritik dan Saran dipersilahkan. Karya : Indah_zrd Cover by : @indrindi13 /InArt

More details
WpActionLinkContent Guidelines