Story cover for My Biker Boy by rubbie_mi
My Biker Boy
  • WpView
    Leituras 68,862
  • WpVote
    Votos 581
  • WpPart
    Capítulos 5
  • WpView
    Leituras 68,862
  • WpVote
    Votos 581
  • WpPart
    Capítulos 5
Em andamento, Primeira publicação em ago 29, 2013
Aku BEBAS!! Tak ada Mama yang jadi satpam di kota ini. Aku bisa bersenang-senang sepuasnya!!

Semuanya terasa membahagiakan, sampai aku bertemu dia.

Seumur hidup aku tidak pernah bermimpi untuk dekat dengan ANAK MOTOR. TIDAK.

Dia itu gila. Menarikku denga paksa menjelajah dunia kesukaannya. Berkendara berjam-jam dengan motor kesayangannya hanya untuk berlibur.

Tapi sekarang aku jatuh cinta dengannya. Dia mulai menyadari kebiasaanku yang aneh. Apakah ia akan mencari tahu? Bagaimana bila ia tahu rahasia gelapku? Apa dia akan menjauhiku? 

Rasanya aku tidak sanggup kehilangan dirinya yang menunjukkan warna warni dunia. Karna aku hanya tahu hitam, putih, dan abu-abu.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar My Biker Boy à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Naughty Nanny, de SitiUmrotun
81 capítulos Concluída Maduro
"Baju lo kebuka banget. Nggak sekalian jual diri?" "Udah. Papi lo pelanggannya. HAHAHA." "Anjing!" "Nanti lo pura-pura kaget aja kalau besok gue jadi mami lo. Soalnya gue udah berhasil godain dan jebak bokap lo yang tajir itu. Berhubung lo sering rese dan bertingkah, gue bakal jadi ibu tiri yang jahat. Pokoknya siapin mental dari sekarang. Anggap aja ini hari pembalasan buat bocah nakal kayak lo." "Papi nggak mungkin suka sama cewek nggak jelas kayak lo! Nggak mungkin! Gue tau selera papi!" "Eitttss siapa bilang? Buktinya papi lo doyan banget sama gue tuh! Emang semalem lo nggak denger suara plok plok plok dari kamar papi? Itu gue lagi digempur brutal sama papi lo." "Orang gila! Lo pikir gue bakal percaya omong kosong orang nggak waras kayak lo?! Nggak! Gue kenal papi. Papi nggak mungkin ngelakuin itu apalagi sama lo! Nggak mungkin!" "Lo serius nggak denger apa pura-pura doang, nih? Padahal keras banget loh hentakan papi lo. Sayang banget ternyata nggak kedengeran. Tapi kalau suara desahan gue pasti denger dong? Yang ahh ahh itu loh. Itu pas papi lo geraknya dicepetin, mana makin keras. Makanya gue sampe jerit. Tapi gue yang minta lebih cepet, sih, hehehe." "Diem! Lo orang gila! Gue nggak mau punya mami orang gila kayak lo! Berhenti ngarang cerita!" "HAHAHAHA. Nggak sabar jadi mami tiri dan siksa lo habis-habisan. Kalau udah puas bikin lo menderita, tinggal usir deh. Hush hush hush! Pergi yang jauh. Biar gue aja yang kuasain harta papi lo. Ughh! Pasti seru banget. Apalagi kalau nanti ada scene ngakakin lo yang udah dibuang terus jadi gembel." "PAAAAPIIII!" "Pioooo ..." "Hehehe."
Allea (On Going), de Rahmah_27
6 capítulos Concluída
pukul 08.00 kamu lagi dimana ,.? kamu sama mamah kan? yaudah hati hati dijalan... oke by.(telfon dimatikan) 2 jam kemudian Jarum jam menunjukkan pukul 22.00 Tapi mereka kenapa masih belum datang,...padahal udah malam ini... aku menunggu mereka di ruang keluarga ,sambil melihat jam karena aku menunggunya kelamaan,akhirnya aku menyalakan tv... "bener bener membosankan,kenapa mereka lama banget sih katanya jam sembilan juga udh ada disini..." aku berbicara sambil menekan nekan remot tv mencari Chanel yg bagus... nomor 08,tanganku memencet tombol angka diremote nomor 08 yaitu channel tv*ne selamat malam kembali pemirsa dirumah dengan saya Ari Heriyanto (maaf namanya gak ada lagi xixi...) Saya akan kabarkan berita terkini... terdapat insiden kecelakaan yg dialami oleh seorang ibu dan anaknya di tol Jagorawi saksi menduga mereka sedang pergi menuju tempat tinggalnya untuk pulang...(terlihat mobil berwarna putih persis dengan mobil yg dibawakan oleh raka dan ibunya) aku yg sedang menuangkan air ke dalam gelas tiba tiba saja air nya tertumpah kelantai dan gelasnya pecah.... Deg.....(suasana menjadi hening) "gak mungkin,itu mamah,... aku pasti salah dengar...Enggak,gak mungkiiiin....!!! gak mungkin ini terjadi..." "kecelakaan ini juga diduga karena mobil sedan yg tiba tiba menyalip mereka dari belakang dengan kencangnya,dan pada akhirnya mobil putih itu terlempar jauh ke sisi menabrak pembatas jalan tol dijalan kilometer 98...." Jep tv langsung dimatikan olehnya... "Hahhh....gak mungkin mamaah....Raka.... kalian gak mungkinkan yg ada di berita ini...." tok,tok,tok.... Aku pun menoleh ke sumber suara,ternyata suaranya ada dibalik pintu,sedikit hatiku merasa senang,itu pasti mamah dan Raka yg pulang.... aku segera membuka pintunya... "aku tau pasti kalian bakalan...." (aku menatap wajah itu). . . . . yok cari tahu yoo....
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
WANG (COMPLETED) cover
Di Balik Kacamata [END] cover
Just The Person I Loved Before (Tersedia Di Toko Buku)  cover
ArKa (End) cover
Naughty Nanny cover
Allea (On Going) cover
Cinta Dikejar Deadline  cover
who do i love ? cover
Sexy Daddy cover
FRIEND WITH BENEFIT (SELESAI) cover

WANG (COMPLETED)

27 capítulos Concluída Maduro

Tidak berapa lama kemudian, Aku mendengar suaranya lagi. Kali ini lebih dekat di belakangku. "Hey, Kamu yang memakai napkin(serbet) di kepala!" Aku menoleh. "Maaf, kamu memanggilku?" "Terus siapa lagi kalau bukan kamu?" Suaranya kasar. Wajahnya apalagi, tidak ada kelembutan sedikitpun. "Maksudku ... tadi kalau ngga salah dengar, Kamu memanggil Si Filipin, kan? Well, itu bukan namaku. Kalau yang kamu maksud itu sebuah negara asal, Aku bukan berasal dari Filipina." "Shut up!" Dia mengayun-ayunkan tas hitamku. Oh, aku tadi terlalu sibuk dengan gawai hingga melupakan tas itu. "Your bomber bag!(tas bom mu)" katanya sambil tersenyum sinis. Aku mengulurkan tangan untuk mengambil tas itu. Bukannya menyerahkannya, dia malah memutar-mutar tas itu di atas kepala. "Bukankah barusan kamu bilang kalau tas itu berisi bom? Kurasa apa yang tanganmu lakukan itu, tidak bisa disebut ... pintar," kataku sambil menatap mata cokelatnya. Jangan tanya kenapa aku seberani itu. Aku sendiri juga tidak tahu.