Kumpulan Puisi Awal Mula..

Kumpulan Puisi Awal Mula..

  • WpView
    Прочтений 15,168
  • WpVote
    Голосов 766
  • WpPart
    Частей 54
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published вск, дек. 31, 2017
Aku ingin mencintai dengan lemah. Supaya aku mengerti takut dan tak menyakiti orang lain. Aku ingin mencintai dengan hilang. Supaya aku tahu arti tak memiliki. Aku ingin mencintai dengan gelap. Supaya aku memahami yang tak pernah orang lain pahami. Aku ingin mencintai bersama Tuhan. Supaya aku belajar cinta kasih yang tak terbatas. Pada akhirnya, Aku ingin mencintaimu dengan kosakata yang paling sederhana. Supaya aku tak lagi mencari tafsir tentang cinta. Sebab, kita tak pernah mengerti apa-apa. Hingga kita berdua menuju kekekalan dan bersemayam di Arshy-Nya.
Все права сохранены
#17
poet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • Aksara Tak Bertuan
  • Mencintaimu Adalah Perang
  • Waktu Senggang (SEGERA TERBIT!)
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • Nasihat dalam Puisi
  • Sajak Sang Pemimpi
  • SERPIHAN HATI [SUDAH TERBIT]
  • Air Mata Cinta
  • Lembut Seperti Doa

Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! 😉✨

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту