Sword Of The Archer

Sword Of The Archer

  • WpView
    Membaca 199
  • WpVote
    Vote 21
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Mei 12, 2017
WpInfo
Fiksi
Fantasi
Ditempa dari api gunung berapi terpanas di dunia utara. Berbahan baja hitam terkuat bahkan mampu menebas batu sekalipun. Seringan bulu yang diterpa angin musim gugur dari selatan. Pedang tersempurna yang pernah dibuat, AXCELLO Tersimpan aman dan nyaman dalam sebuah sanggahan dari kaca kristal. Diagungkan layaknya raja Dipelihara layaknya, Shymbeldrose yang harum nan semerbak. Dicintai layaknya cinta sejatinya. Begitu agung dan angkuhnya pedang tersebut. Ramalan pernah mengatakan.... "Suatu hari akan tertempalah sebuah pedang agung, yang akan jatuh ketangan yang mengkhianatinya, maka akan tertancaplah dan akan terangkatlah pada hari dimana sebuah hati akan tersakiti...."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#125
mythology
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • In The Depth Of The Forest
  • Transmigrasi Arabela - Descendants [COMPLETE]
  • ZELINARKA
  • The King Of Witch√
  • Takdir Yang Hilang [END]
  • The NECROMANCER

Dia muncul di antara kabut senja, sosoknya bagai lukisan dengan rambut berwarna emas, berkilauan seperti benang perak yang menari di bawah cahaya rembulan. Kulit pucat lembut hampir transparan, dan matanya menyala samar, seolah mampu menenggelamkan jiwa ke dalam keheningan abadi. Di atas ranjang yang sunyi, tubuh kurus itu terbaring diam dengan napas lirih dan terputus-putus seperti lilin yang nyaris padam. Matanya menatap kosong langit-langit. Gadis pelukis duduk tak jauh darinya, kuas di tangan gemetar, mencoba menangkap cahaya terakhir yang masih bertahan di wajah anak laki-laki itu. Seberkas harapan yang tinggal sejenak sebelum waktu merebut sepenuhnya. "Alister Beckett.." Nama anak yang sedang sekarat menghitung sisa hari sampai malaikat maut datang menjemput. Rasa iba menyelinap ke dalam Gadis Pelukis saat ia menyaksikan derita, digiring perlahan menuju takdir yang kejam dan tragis. Ilustrasi gambar dari pinterest & AI (hanya sebagai ilustrasi saja) Semua ide & penulisan, semua pure dari penulis. Mohon supportnya ya readers☺️🙏 PEMULA.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan