We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sword Of The Archer

Sword Of The Archer

  • WpView
    Reads 196
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 12, 2017
WpInfo
Fiction
Fantasy
Ditempa dari api gunung berapi terpanas di dunia utara. Berbahan baja hitam terkuat bahkan mampu menebas batu sekalipun. Seringan bulu yang diterpa angin musim gugur dari selatan. Pedang tersempurna yang pernah dibuat, AXCELLO Tersimpan aman dan nyaman dalam sebuah sanggahan dari kaca kristal. Diagungkan layaknya raja Dipelihara layaknya, Shymbeldrose yang harum nan semerbak. Dicintai layaknya cinta sejatinya. Begitu agung dan angkuhnya pedang tersebut. Ramalan pernah mengatakan.... "Suatu hari akan tertempalah sebuah pedang agung, yang akan jatuh ketangan yang mengkhianatinya, maka akan tertancaplah dan akan terangkatlah pada hari dimana sebuah hati akan tersakiti...."
All Rights Reserved
#371
death
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • In The Depth Of The Forest
  • The Miracle Of Crystals
  • [BL]-RETURN (Buku 2)
  • Legacy of Velmora Season 1
  • Takdir Yang Hilang [END]
  • The King Of Witch√

Dia muncul di antara kabut senja, sosoknya bagai lukisan dengan rambut berwarna emas, berkilauan seperti benang perak yang menari di bawah cahaya rembulan. Kulit pucat lembut hampir transparan, dan matanya menyala samar, seolah mampu menenggelamkan jiwa ke dalam keheningan abadi. Di atas ranjang yang sunyi, tubuh kurus itu terbaring diam dengan napas lirih dan terputus-putus seperti lilin yang nyaris padam. Matanya menatap kosong langit-langit. Gadis pelukis duduk tak jauh darinya, kuas di tangan gemetar, mencoba menangkap cahaya terakhir yang masih bertahan di wajah anak laki-laki itu. Seberkas harapan yang tinggal sejenak sebelum waktu merebut sepenuhnya. "Alister Beckett.." Nama anak yang sedang sekarat menghitung sisa hari sampai malaikat maut datang menjemput. Rasa iba menyelinap ke dalam Gadis Pelukis saat ia menyaksikan derita, digiring perlahan menuju takdir yang kejam dan tragis. Ilustrasi gambar dari pinterest & AI (hanya sebagai ilustrasi saja) Semua ide & penulisan, semua pure dari penulis. Mohon supportnya ya readers☺️🙏 PEMULA.

More details
WpActionLinkContent Guidelines