Story cover for Zealous by alreadysheen
Zealous
  • WpView
    LECTURAS 55
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 55
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 1
Concluida, Has publicado jul 29, 2016
Sudah berapa kali pemuda itu memilih diksi yang berbeda untuk mengatakan akan mengunjunginya, entahlah. Mungkin sekitar tujuh belas kali Min Hyuk bilang seperti itu dan tujuh belas kali pula Sin Yae hanya menggenggam udara di sekitarnya. 

"Pantaskah jika kusebut... basi?"

Dan Sin Yae kembali menangis ketika pikiran itu menyapanya. Jangan menyesal, Lee Sin Yae, jangan menyesali apa pun yang sudah kau pilih, termasuk pilihan untuk bersama Kang Min Hyuk hingga detik ini.

----------------------------- x X x -----------------------------------------

Zealous | Oneshot | Indonesian Fanfic | CNBLUE's Kang Min Hyuk and Lee Sin Yae (OC), and others | Teenagers | Romance
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir Zealous a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#54jungyonghwa
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Miracle In December (GOT7 Fanfiction Christmas Edition) de LilianaTan1708
7 partes Concluida
GOT7 Fanfiction Christmas Edition. JB - Shin Hye Sung Shipper (Dream High 2 Couple) Sinopsis : "Bila kau diberi kesempatan untuk membuat sebuah permohonan di Hari Natal, apakah yang akan kau minta? Jika itu adalah aku, aku tidak mengharapkan apa-apa selain melihat seberkas cahaya, sulitkah itu Tuhan?" Shin Hye Sung, seorang gadis muda berbakat yang selama ini hidup dalam kegelapan dan kesepian. Dia tidak percaya pada cinta, pada akhir yang bahagia, pada impian yang menjadi kenyataan. Sejak kecelakaan yang merenggut cahaya dalam hidupnya dan juga nyawa ibunya tersayang, Hye Sung harus menjalani kejamnya kehidupan saat ayah kandungnya membuangnya dan tidak mengakuinya sebagai anak. "Memiliki seorang anak yang buta hanya akan membuat malu keluarga. Kau adalah kutukan bagi keluarga. Gara-gara kau, ibumu meninggal." Hye Sung takkan pernah melupakan perkataan ayahnya malam itu. Dengan kejam, ayahnya menyuruh sopir mereka untuk mengantar Hye Sung ke Panti Asuhan, tempat dia dibesarkan selama ini. Ayahnya membiayai semua biaya hidup Hye Sung selama di Panti Asuhan itu tapi tak pernah sekalipun mengunjunginya. Dingin, sepi, dan gelap, itulah yang dirasakan Hye Sung selama 15 tahun hidupnya. Hatinya mendadak menjadi sedingin salju, tak ada musim semi yang hangat, juga tak ada cahaya terang. Hanya ada kegelapan dan kesepian abadi. Hingga akhirnya dia bertemu seseorang yang memberi cahaya dalam hidupnya dan menyingkirkan kesepian dalam hatinya, seseorang yang ditemuinya saat Malam Natal, seseorang yang bahkan tak bisa dia lihat wajahnya. "Tuhan, jika Kau memang ada, di Malam Natal ini aku ingin membuat permohonan sekali saja. Aku ingin bertemu dengannya, aku ingin melihat wajahnya. Bisakah Kau mengabulkannya?" Hye Sung berdoa di bawah pohon Natal seraya mengatupkan tangannya, memohon dengan segenap hatinya. Akankah permohonannya menjadi kenyataan? Tapi bagaimana jika seandainya anak laki-laki itu tidak mengenalinya saat mereka bertemu lagi?
It's Always Been You✔️  de WinterAurora00
44 partes Concluida
Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Miracle In December (GOT7 Fanfiction Christmas Edition) cover
It's Always Been You✔️  cover
Something Changed | Kim Doyoung ✓ cover
Lantern cover
 She is Back [Completed] cover
Three Little Words [Minsung] cover
TREAT ME BETTET cover
Biantara | Lee Jeno  cover
Stuck With U - NoHyuck - cover
✔My Heart is Beating┃SuperM (Mark) cover

Miracle In December (GOT7 Fanfiction Christmas Edition)

7 partes Concluida

GOT7 Fanfiction Christmas Edition. JB - Shin Hye Sung Shipper (Dream High 2 Couple) Sinopsis : "Bila kau diberi kesempatan untuk membuat sebuah permohonan di Hari Natal, apakah yang akan kau minta? Jika itu adalah aku, aku tidak mengharapkan apa-apa selain melihat seberkas cahaya, sulitkah itu Tuhan?" Shin Hye Sung, seorang gadis muda berbakat yang selama ini hidup dalam kegelapan dan kesepian. Dia tidak percaya pada cinta, pada akhir yang bahagia, pada impian yang menjadi kenyataan. Sejak kecelakaan yang merenggut cahaya dalam hidupnya dan juga nyawa ibunya tersayang, Hye Sung harus menjalani kejamnya kehidupan saat ayah kandungnya membuangnya dan tidak mengakuinya sebagai anak. "Memiliki seorang anak yang buta hanya akan membuat malu keluarga. Kau adalah kutukan bagi keluarga. Gara-gara kau, ibumu meninggal." Hye Sung takkan pernah melupakan perkataan ayahnya malam itu. Dengan kejam, ayahnya menyuruh sopir mereka untuk mengantar Hye Sung ke Panti Asuhan, tempat dia dibesarkan selama ini. Ayahnya membiayai semua biaya hidup Hye Sung selama di Panti Asuhan itu tapi tak pernah sekalipun mengunjunginya. Dingin, sepi, dan gelap, itulah yang dirasakan Hye Sung selama 15 tahun hidupnya. Hatinya mendadak menjadi sedingin salju, tak ada musim semi yang hangat, juga tak ada cahaya terang. Hanya ada kegelapan dan kesepian abadi. Hingga akhirnya dia bertemu seseorang yang memberi cahaya dalam hidupnya dan menyingkirkan kesepian dalam hatinya, seseorang yang ditemuinya saat Malam Natal, seseorang yang bahkan tak bisa dia lihat wajahnya. "Tuhan, jika Kau memang ada, di Malam Natal ini aku ingin membuat permohonan sekali saja. Aku ingin bertemu dengannya, aku ingin melihat wajahnya. Bisakah Kau mengabulkannya?" Hye Sung berdoa di bawah pohon Natal seraya mengatupkan tangannya, memohon dengan segenap hatinya. Akankah permohonannya menjadi kenyataan? Tapi bagaimana jika seandainya anak laki-laki itu tidak mengenalinya saat mereka bertemu lagi?