Satu Malam di Bulan Mei

Satu Malam di Bulan Mei

  • WpView
    Reads 1,844
  • WpVote
    Votes 91
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 17, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Yang berubah hanya kini kau bukan milikku Mungkin kau bisa melihatku Kamu harus percaya, kalau aku masih disini Menanti waktu untuk bertemu denganmu lagi Andai saja malam itu aku tidak bertemu dengan dirinya mungkin saja hal ini tak akan terjadi. Jujur awalnya sulit aku menerima apa yang terjadi walaupun aku mengenalmu hanya 1 tahun kita bersama. Entah berapa detik, menit, jam, hingga tahun yang aku butuh kan untuk pergi dari bayangmu atau mungkin hingga saat ini aku masih tidak bisa pergi dari bayangamu. Sungguh aku ikhlas bila memang kau hidup lebih bahagia dengannya. Aku harap selama kau mengenal diriku aku memberikan sesuatu yang mungkin tidak diberikannya. Maaf juga apabila aku mengecewakanmu selama kamu mengenal diriku. Ijinkan aku menulis kisah kita dalam lembaran lembaran ini. Senang bisa mengenalmu....
All Rights Reserved
#9
justwriteit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "So She Would Live" (The End)✓✓
  • BACKWARDS (spartace ff)
  • IF YOU
  • Sacrifice ( Lengkap  )
  • Misunderstand
  • Mencintaimu Dari Ujung Senja
  • DENTING  [Revisi]
  • CHEOSSARANG (Complete)
  • The Secret Of Love

Dear Kim Sejeong, Lumba-lumba manisku, Kau tahu, aku menginginkanmu. Harapku itu bukanlah rahasia yang ingin kusembunyikan lagi. Semua yang terjadi antara kita, bukan tidak direncanakan. Kemudian, takdir menarikmu sangat jauh hingga tak terjangkau olehku. Tapi, kau akan terus berada di dalam hatiku. Kau adalah nafas dan alasan aku hidup, jadi siapa yang akan menghentikanku jika diputuskan bahwa kau adalah takdirku. Bagaimana jika kita menulis ulang kembali kisah itu, menulis jika kau tercipta untuk menjadi milikku. Dalam cerita kali ini, tidak akan kubiarkan siapapun merebutmu dariku bahkan kematian sekalipun. Dear Oh Sehun, Pinnochioku, kau pikir mudah untuk menulis kembali? Sedangkan di dunia baru ini hanya kau yang mengingat semuanya. Terluka dan berjuang sendirian. Kau pikir, aku bisa jatuh cinta padamu dengan mudah? Aku juga ingin, namun ada pintu-pintu (ingatan) yang tidak bisa kulewati. Kau kembali, namun menemukanku yang tidak tahu tentang keinginanmu. Bagaimana bisa kau mengatakan tak ada yang bisa menghentikanmu untuk menjadikanku takdirmu jika hanya kau yang ingat sedangkan aku tidak. Tapi, dalam cerita masa depan yang kau ceritakan padaku. Kita bisa mengubahnya, yaitu menulis ulang takdir kita satu sama lain.

More details
WpActionLinkContent Guidelines