Satu Malam di Bulan Mei

Satu Malam di Bulan Mei

  • WpView
    Reads 1,839
  • WpVote
    Votes 91
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 17, 2017
Yang berubah hanya kini kau bukan milikku Mungkin kau bisa melihatku Kamu harus percaya, kalau aku masih disini Menanti waktu untuk bertemu denganmu lagi Andai saja malam itu aku tidak bertemu dengan dirinya mungkin saja hal ini tak akan terjadi. Jujur awalnya sulit aku menerima apa yang terjadi walaupun aku mengenalmu hanya 1 tahun kita bersama. Entah berapa detik, menit, jam, hingga tahun yang aku butuh kan untuk pergi dari bayangmu atau mungkin hingga saat ini aku masih tidak bisa pergi dari bayangamu. Sungguh aku ikhlas bila memang kau hidup lebih bahagia dengannya. Aku harap selama kau mengenal diriku aku memberikan sesuatu yang mungkin tidak diberikannya. Maaf juga apabila aku mengecewakanmu selama kamu mengenal diriku. Ijinkan aku menulis kisah kita dalam lembaran lembaran ini. Senang bisa mengenalmu....
All Rights Reserved
#422
justwriteit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CHEOSSARANG (Complete)
  • Sacrifice ( Lengkap  )
  • The Secret Of Love
  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • DENTING  [Revisi]
  • IF YOU
  • Di Antara Kita (END)
  • Jangan Hanya Bicara

Cinta pertama... Saat kau merasakannya kau tak kan mampu mempercayai degupan jantungmu yang berdegup keras di atas suara peluit kereta api yang memekikkan telinga Kau tak akan mempercayai desiran aliran darahmu yang tiba-tiba berpacu melebihi kecepatan cahaya Kau tak akan mempercayai duniamu yang penuh dengan sesak orang, karena yang terlihat dalam pandanganmu di sana hanyalah dirinya Cinta pertama memang cinta yang paling indah Lebih indah dari butiran salju yang turun di musim dingin Lebih indah dari bunga-bunga yang bermekaran di musim semi Lebih indah dan hangat dari terik mentari pagi yang menyusup masuk dari tirai kamar tidurmu Dan terasa begitu manis bagaikan madu Tapi... Cinta pertama tak selalu menjadi milikmu Adakalanya kau harus melepasnya untuk menggantinya dengan cinta yang baru Yang menentukan hidupmu di masa depan bukanlah cinta pertamamu Jadi, tak ada salahnya jika kau kehilangan atau tak dapat memiliki cinta pertamamu Karena dia selamanya akan tetap menjadi sesempurnah yang ada dalam ingatanmu Dan akan menjadi bingkai indah yang akan melindungi cinta terakhirmu Sepeti itulah cinta pertamaku

More details
WpActionLinkContent Guidelines