Serenade Kehidupan (TAMAT)

Serenade Kehidupan (TAMAT)

  • WpView
    Lecturas 25,509
  • WpVote
    Votos 1,598
  • WpPart
    Partes 181
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, feb 22, 2018
WpInfo
Poesía
Serenade kehidupan berisi sepilihan sajak dari awal tahun 2016. Sajak-sajak ini tercipta dari dialektika yang dirasakan, dialami, ataupun juga dilihat penulis. Betapa kehidupan adalah serupa lautan yang luas yang menyimpan berbagai hal di dalamnya. Kelu(h) /1/ Dada ini terlalu telaga, Tuhan. Hingga hujan berpuluh-puluh purnama tak jua membuat ia merubah wujudnya. /2/ Ada batu di dadaku, Tuhan. Hujan sepanjang musim; tetesan waktu yang purba tak juga mampu mengikisnya. /3/ Bibirku kelu, Tuhan terik matari memanggang tak juga mampu cairkan lidahku yang beku /4/ Kemana perginya percakapan kita, Tuhan baru saja aku mengucap salam tapi Kau diam. Berlalu tanpa pesan Yogya, 2016 Sajak yang sentimentil, lahir dari jiwa dan batin. Kehidupan tak akan tuntas dituliskan, namun menuliskan kehidupan adalah sebuah kebutuhan demi mengingat-ngingat nikmat Tuhan. Yogya, 01 Agustus 2016
Todos los derechos reservados
#261
puisicinta
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • BERANDA GIRINDRA
  • Dynamics Of The HEART (TAMAT)
  •  Mengikhlaskanmu Di Ujung Senja (PROSES REVISI)
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Aksara Tak Bertuan
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • Yang Pernah Patah
  • Narasi patah hati
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓

"Di beranda girindra kita bertukar cuaca..." Sajak-sajak malas yang dimaksudkan untuk dilepas tak terbaca. Menyimpannya cuma jadi neraka.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido