Macuxi acreditava que a única maneira de recuperar a luz roubada de Tracunhaém era cravar no peito do ladrão Teju Jagua, seu antigo amigo, a flecha banhada nas lágrimas sagradas de Tupã.
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.