My Heartbeat

My Heartbeat

  • WpView
    Reads 5,604
  • WpVote
    Votes 310
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 12, 2018
[PROSES REVISI ULANG] ------ Nesia, begitulah orang-orang terdekat memanggilku. Sedangkan nama lengkapku adalah Indonesia, itu saja. Aku lahir bertepatan dengan hari kemerdekaan bangsa Indonesia, mungkin itu salah satu alasan kenapa kedua orangtuaku memberikan nama itu. Kisahku ini sebenarnya sudah kusam termakan usia, namun karena banyak dari temanku yang ingin aku menulisnya dalam bentuk tulisan panjang, jadi aku putuskan untuk menulisnya dengan kemampuan sederhanaku. . . Cinta. Sebuah kata sederhana namun mempunyai arti luar biasa. Aku mengenal cinta lagi lewat seseorang yang mendadak hadir dalam kehidupan masa SMA ku, dia bernama.. Dilhan. Dia adalah kakak kelasku di SMA Dwiwarna. Kisah kita, Berawal dari ketidaksengajaan, menjadi sebuah kesengajaan. Dan, berawal dari teman biasa, menjadi teman mesra (baca: pacar). Original work by Hifni_Wiyono. ©Copyright 2020 oleh Hifni_Wiyono.
All Rights Reserved
#45
phobia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • New World [REVISI]
  • Untuk Dua Merpati Hebatku
  • Kaka Kelas Dingin (END)
  • Aku Takut Dicintai
  • I Hope You (DISCONTINUED)
  • SEKASA [COMPLETED]
  • Ventiones Academy [REVISI]
  • VANELA [On Going]
  • ANGKASA [Sequel Sekasa] (COMPLETED)
  • Gone(✔)🔚

Sequel Ventiones Academy **** Sebenarnya tidak ada yang aneh di hidupku. Hidupku berjalan seperti remaja usia empat belas tahun pada umumnya. Tetapi, seketika semuanya berubah. Iya, berubah. Tidak, bukan berubah dunianya yang berubah. Tapi, aku selalu dikejutkan dengan bisikan seorang lelaki yang begitu ... lembut? Dari nada bicaranya, sih dia seperti merindukanku, baiklah aku mulai ge'er sekarang, jadi lupakan. Kemudian, merasa diawasi setiap berada di luar rumah. Sampai akhirnya .... Aku bertemu seorang gadis yang kelihatannya seusiaku, dan dia mengaku bahwa aku adalah 'sahabat setianya'. Hahaha, 'sahabat setia'? Terdengar seperti 'babu setia' menurutku, upss. Tapi itu sungguhan. Lebih parahnya lagi, aku bisa mengeluarkan api dengan tanganku ketika aku sedang marah ataupun kesal. Waktu itu, hampir saja api ini membuat temanku terbakar. Beruntung aku langsung menjauh darinya. Sungguh mengerikan. Tapi, kenapa aku bisa mendapatkan hal aneh seperti ini? Kenapa aku bisa merasakan hal aneh seperti ini? Apa aku tidak normal? **** *Perhatian, banyak umpatan kasar di sini. Jadi dimohon untuk jangan menirunya di kehidupan sehari-hari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines