Story cover for Wrong Choice by storydap_
Wrong Choice
  • WpView
    Leituras 1,199
  • WpVote
    Votos 92
  • WpPart
    Capítulos 3
  • WpView
    Leituras 1,199
  • WpVote
    Votos 92
  • WpPart
    Capítulos 3
Em andamento, Primeira publicação em ago 01, 2016
Aku tau ini salah, dari awal aku udah tau ini salah. Tapi kenapa dengan bodohnya aku tetap menjalankan ini semua?!

Maafkan aku sayang, tolong maafkan aku. Aku selalu mencintaimu.

-Prilly Britany Geonata-

Aku tau harusnya aku ga pernah meminta kamu untuk bersamaku, harusnya aku tau bahwa 'dia' ga pernah tergantikan sedikitpun di hatimu, harusnya aku tau bahwa aku memang ga pernah ada di hatimu.

Tapi.. bagaimanapun keadaannya, aku akan tetap mencintaimu.

-Ali Andromeda-
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Wrong Choice à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#5aliandosyariefprillylatuconsina
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Stay (Away), de hazelaice
64 capítulos Concluída
⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔) cover
Hanya Padamu (Aliando Prilly Story) -END- cover
HATE BE LOVE (END) cover
Apa Artinya Aku cover
Curious Girl [END]  cover
BUKTI ✔ cover
MENDERITA cover
Rindu  cover
Pergi Dari Hatiku[ENDING] cover
Stay (Away) cover

Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)

45 capítulos Concluída Maduro

Maaciw, udah mau mampir yah guys😊😊😊 ------------------------ "Kenapa ngehindarin gue?" ulang Ali dengan suara yang sama. Prilly menunduk sambil menggigit bibir bawahnya, yang selalu ia lakukan ketika sedang gugup dan ketakutan. Prilly masih bergeming di tempatnya, dan menajamkan gigitannya, membuat darah segar keluar dari bawah bibirnya. Ali menghembukan nafasnya kasar, lalu menarik dagu Prilly lembut sampai mendongak menatapnya membuat gigitab di bawah bibirnya terlepas. Ia mejukan wajahnya hingga mendekat ke wajah Prilly, Prilly memejamkan matanya, tak mau melihat apa yang akan dilakukan Ali, terlalu takut mungkin?. Ali menyapukan lidahnya ke bawah bibir Prilly yang terdapat darah disana. Prilly mengumpat Ali dalam hati. "Darah lo manis banget, gue suka" bisik Ali tepat di telinga nya dengan seringainya, membuat Prilly bergidik ngeri, dalam hati. --------------------------------------- "L-lo ma-mau apa?" tanya Prilly panik saat melihat pisau di genggaman tangan Ali. "Gak tau, mutilasi lo mungkin?" ujar Ali yang kelewat santai, membuat Prilly bertambah panik. "L-lo gak serius kan?" tanya Prilly tergagap, ia sudah ancang-ancang untuk lari namun tangannya di cekal oleh Ali, seketika kaki Prilly lemas ia tak bisa menahan tubuhnya, ia merosot ke tanah. --------------------------------- Jangan lupa vomment!! Hargailah karya Author😉