We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Bad Boy Meet Muslimah

Bad Boy Meet Muslimah

  • WpView
    Reads 30,134
  • WpVote
    Votes 1,279
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 14, 2019
WpInfo
Fiction
Social Themes
Di dunia ini tidak ada lagi yang aku percayai selain diriku sendiri, bahkan aku sudah lupa kapan terakhir aku menunduk dan berdo'a. Bahkan sekarang aku sudah tak percaya lagi pada yang namanya perempuan dan kini makhluk yang disebut perempuan itu hanyalah sebagai 'mainanku' semata. ----=Raymond darka hilton=---- Bagiku dunia disekitarku sudah banyak yang rusak, namun satu prinsipku yaitu ketika dirimu dikelilingi banyak warna maka jangan sekali kali menghakimi mereka karena setiap warna memiliki ceritanya masing-masing, kita bukan tuhan yang bisa menghakimi umatnya. Mengenal seseorang janganlah hanya dari sampul semata ---=Rosiana Salamah hamid=--- Ketika pemahan dan kepercayaan saling berbeda membuat mereka saling tarik menarik bagaikan magnet yang berbeda kutub namun dengan kuatnya saling tarik menarik. Akankah tumbuh perselisihan ataukah akan tumbuh cinta diantara mereka?? ================= Penasaran?? Kalo iya, Baca saja kelanjutannya hehe..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Imam untuk Gladysa✓
  • SEKASA(SEbuah Kisah terbiASA)
  • Assalamualaikum Imamku
  • Pahala Surgaku✓
  • DiaNda (END)
  • Sunrise in Nightmare
  • Astagfirullah, Husband! [RE-UPLOAD]
  • Cintaku Hanya Untukmu Istriku
  • D.I.A - Ketika Cinta
  • 𝐀𝐁𝐎𝐔𝐓 𝐈𝐌𝐀𝐌 (ON GOING)

Gladysa Makmuma Al-Fath. Seorang perempuan yang selalu mengusik ketenangan seorang Imam El. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Galydsa sangat membenci Imam, beda dengan kaum Hawa lainnya yang selalu memuji Imam bagaimana pun keadaannya. Yang satu kalem, yang satu cerewet. Yang satu tenang, yang satu emosian. Yang satu bodo amatan, yang satu selalu nyinyir. Yang satu adem anyem, yang satu selalu kepanasan. "SUMPAH! GUE BENCI BANGET! KENAPA PAPI GUE NAMAIN GUE ADA MAKMUMNYA?!" "Lo emang tercipta buat jadi makmumnya Imam, Sa." "NAJIS!" Imam itu alim, tenang, ketua hadroh, pengurus rohis, ketua OSIS. Para fansnya kalo ngeliat dia rasanya udah kayak tiduran di ubin Masjid. Adem banget, apalagi kalo habis ngerjain soal MTK. Beda lagi kalo Gladysa yang ngeliat Imam, bawaannya panas mulu. "Senyum mulu, sok cool pula! Dih, amit-amit. Sok kegantengan banget! Gantengan juga Papi gue. Alay banget, tuh, cewek-cewek! Dasar tukang caper!" Hingga suatu kejadian membuat Gladysa ingin hilang dari muka bumi ini, terlebih kedua orang tua mereka amatlah dekat. ×××× "Info! Cewek kalo ultah biar seneng dikasih apa?" "Qobiltu." Imam tersenyum kecil. "Lo ngode? Tapi, kan, gue udah ngucap qobul." "Lo ketagihan gue halalin?" Satu lagi tentang Imam, cowok itu selalu iseng dengan orang-orang tertentu. Yang satu tukang ngisengin orang, yang satu tukang salting ala-ala dedemit. "Ketika jatuh cinta pilihannya hanya dua. Bersatu dalam akad atau berpisah dalam taat."

More details
WpActionLinkContent Guidelines