We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Bertukar Suami - Tamat

Bertukar Suami - Tamat

  • WpView
    Reads 675,298
  • WpVote
    Votes 18,712
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 17, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Alea Andara terjebak dalam kondisi rumah tangga yang penuh konflik, ia mencintai suaminya Brata Kusuma namun suaminya merupakan seorang pengusaha bangkrut penebar benih, ia harus rela tinggal seatap dengan madunya. Mikaela Wijaya, seorang sosialita metropolitan yang hidup bebas sekalipun dalam ikatan pernikahan. Suaminya Bagas Adiraga merupakan CEO muda ternama. Ini kisah tentang dua wanita serupa namun tak sedarah. Ini cerita tentang sebuah pilihan, hidup itu bukan tentang benar atau salah. Tapi apa kamu memilih benar atau salah. Semoga kalian suka, cerita menggunakan sudut pandang Alea namun mungkin dibeberapa part menggunakan sudut pandang pemeran lain. Tinggalkan jejak agar author tau respon atas cerita ini. Selamat membaca.
(CC) Attrib. NonComm. NoDerivs
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Beauty and the Boss
  • Terpaksa Melayani Presdir Impoten
  • CEO Sombong || End (Remake)
  • Prince Untuk Alea
  • After We Divorce [New Version]
  • Monster and The Burning Desire [COMPLETE]
  • Bad Games
  • Dua yang Berlawanan

"Bilang kalau kamu mau aku pergi. Bilang kalau kamu nggak suka aku hadir di hidup kamu. Say it if you mean it." - Benara Wijaya Kamuflase cinta. Penorehan luka. Hancurnya kepercayaan untuk bertahan. Kepalsuan dalam sebuah keluarga membuat Aluna Sarasita tidak akrab akan cinta. Sampai seorang lelaki tampan nan mapan yang merupakan pemilik hotel Saint Wijaya tempat mereka dipertemukan, menetap di dunianya bak lentera dalam gulita. Terdengar seperti omong kosong! Bahkan lelaki biasa pun enggan menerima Saras apa adanya. Namun, Benara Wijaya benar-benar berbeda. Saras tahu, menerima Ben adalah sebuah kekeliruan. Sekalipun lelaki itu berupaya meyakinkannya, kehidupan Ben yang sempurna tetap menjadi alasan bagi Saras beranggapan Ben tidak akan pernah memahami kondisinya. Mereka berbeda. Bak bumi dan langit. Bak hitam dan putih. Saras pun semakin yakin untuk menghapus Ben dari hidupnya. Tanpa peduli harapan yang telah dibangun oleh lelaki itu. Tanpa peduli ada hati yang hancur berkeping-keping karenanya. Lantas, berhasilkah Benara Wijaya membawa Saras pada akhir kisahnya? Mampukah ia menyadarkan Saras bahwa perempuan itu adalah luka sekaligus bahagia terindahnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines