Syukur & Redha

Syukur & Redha

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Aug 2, 2016
Syukur & Redha Ah manusia Tidak pernah puas Apa yang di depan mata Apa yang ada pada orang lain Semua dilihat indah Iri dan hasad menjalar Apa yang ada pada diri Semua tidak kena Sana sini cacat cela Lalu kau usaha Bermati-matian Berhempas pulas Kau juga ingin punya seperti yang orang punya Hingga hampir mati Kau sanggup Demi menjadi sama indah seperti orang lain Tapi bila kau dah punya seperti yang orang lain punya Kau jadi kecewa Kelu tak mampu berbahasa Ia tidak seperti yang kau sangkakan Tak seindah yang kau lihat Batin kau menjerit Permainan apa ini? Tidak adil bagiku Kau mahu tahu sesuatu kawan Syukur Redha Kau harus syukur atas apa saja yang kau punya Kau harus redha atas apa saja yang kau punya Saat kau mampu syukur Kau akan dapati apa yang ada pada kau Sama indah dengan apa yang ada pada orang lain Saat kau mampu redha Kau akan rasakan apa yang kau ada Adalah nikmat terindah buat kau Tersenyumlah. Rumaisha_aya 14 Februari 2015
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Adriana Raisa
  • [C]MY DEAR
  • Kerana janji
  • The Most Beautiful Moment In Life
  • Mencari Kebahagiaan |COMPLETED✓

"Adham... kalau kau tahu betapa aku masih tunggu kau untuk kembali dan kenapa kau pergi tanpa sebarang kata?"- Adriana Raisa "I'm sorry... I never meant to break you. But I had no choice." - Marteen Adham Tahun 2019 adalah tahun terakhir mereka berbual. Tiada pergaduhan, tiada alasan cuma satu hari Adham hilang dari hidup Adriana, seperti bayang-bayang yang lenyap ketika mentari terbit. "Aku masih tunggu kau, Adham. Masih harap satu hari kau akan muncul, bawa semua rasa yang pernah kita janji." - Adriana Raisa Adriana tidak mampu melawan keputusan keluarga. Hatinya masih milik Adham, tapi dia dipaksa memilih antara setia pada masa lalu atau reda pada takdir. Dan itulah saat dia bertemu Ilyas seorang lelaki yang tidak menjanjikan cinta, tapi menawarkan perlindungan. "I tahu... you masih ada orang lain dalam hati you. Tapi kalau you benarkan, I nak jadi seseorang yang boleh buat you rasa selamat. Bukan hari ni, bukan esok... tapi bila you dah sedia." - Syakir Ilyas "I can't give you my heart, Ilyas. Sebab hati I masih luka." - Adriana Raisa "I tak minta hati you, Adriana. I cuma nak ada di sisi you... sampai satu hari nanti you mampu senyum tanpa rasa sakit." - Syakir Ilyas Adham? Dia tidak pernah kembali. Tapi kenangannya kekal dalam setiap malam yang Adriana tangisi. Dan Ilyas, dia tetap ada diam, setia dan sabar menunggu luka yang bukan dia cipta untuk sembuh satu per satu. Ini bukan kisah cinta tiga segi. Ini kisah tentang kehilangan, tentang penantian, dan tentang seorang lelaki yang datang bukan untuk menggantikan cinta lama, tapi untuk memulihkan hati yang hampir musnah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines