Nightmare Of Destinations

Nightmare Of Destinations

  • WpView
    LECTURES 1,576
  • WpVote
    Votes 143
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadContenu pour adultesTerminé dim., août 14, 2016
Rose Callisa Stewart adalah gadis blasteran Indonesia Jepang yang tinggal di Inggris bersama kedua orang tuanya. Ibunya memberikan nama Rose karna sangat menyukai mawar putih yang selalu dirangkai sebanyak 20 tangkai. Pada saat usia Rose menginjak 17 tahun, Rose dan kedua orang tuanya mengalami sebuah kecelakaan mobil beruntun yang menewaskan banyak orang sedangkan Rose yang Koma selama 2 minggu harus menerima kenyataan bahwa kedua orang tuanya telah tiada. Rose Callisa yang terkenal Ceria, Ramah dan Murah Senyum berubah menjadi Pendiam dan Penyendiri. Meninggalkan seorang anak perempuan sendiri Bibi Sarah membawa Rose pulang ke Indonesia untuk tinggal bersamanya. Namun menginjak Usia 20 tahun Rose merasakan perubahan aneh pada dirinya. Melihat dari dalam Mimpi Kematian orang orang terdekatnya dan menjadi Nyata. Apakah Rose bisa menyelesaikan permasalahannya? Dan apakah dirinya bisa menyesuaikan diri dengan Kehidupan barunya?
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • ROSANGELYNZ
  • The Dark Desire
  • This is Rosalia's transmigration
  • BEYOND THE GLASS WALLS
  • Dibalik Cermin Keabadian
  • Cassaundra Mamoya Zuri
  • SECRET(END)|| REVISI
  • LOVELY KARENINA (SUDAH TERBIT)
  • CLAREZO TRANSMIGRATION (Ending)

Sebuah dunia baru mewujud disekelilingnya. Hal-hal ajaib terjadi. Namun, ini bukanlah dongeng, atau bahkan mimpi. Ini adalah sebuah mimpi buruk. Hal itu dipikirnya adalah tugas yang sangat mudah dan dapat membantu mewujudkan mimpinya. Tetapi, masalah besar yang ia hadapi adalah ketika mengetahui dirinya sekarang dalam tubuh orang lain, seseorang yang akan merebut semua yang telah diusahakannya. Rosa berlari seakan-akan bisa membebaskan diri dari apa yang telah diperbuatnya, betapa dia telah mengecewakan orang-orang yang dicintainya, betapa dia telah menghancurkan segalanya. Dia hanyalah seorang pengecut.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu