Forbidden Love [EXO SEHUN]

Forbidden Love [EXO SEHUN]

  • WpView
    Reads 411
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 5, 2016
WpInfo
Fanfic
EXO
Tidak ada yang bisa disalahkan, perasaan ini tidak bersalah dan perasaan ini tidak berdosa. Sejak saat itu semua berubah menjadi hal yang tidak masuk diakal. Maaf, aku telah mencintaimu sebagai seorang laki-laki bukan seorang kakak tiriku. Tapi bolehkan aku mencintaimu? Aku tidak bisa menjauhi perasaan itu karena aku sangat mencintaimu Oh Sehun! Tolong mengertilah sedikit! Aku hanya butuh satu alasan mengapa engkau membenci diriku dan tidak mau menganggap aku sebagai adikmu sekalipun adik tirimu? Katakan jangan buat diriku menyimpan semua rasa sakit yang hanya bisa kurasakan sendiri. Kumohon jangan suruh aku menjauhimu karena aku sungguh mencintaimu tanpa ada alasannya. Aku tak menyuruh dirimu menyukaiku dan membalas perasaanku karena aku tahu jika kau mencintaiku itu adalah hal yang mustahil untuk terjadi. Percayalah Oh Sehun rasa ini tidak akan bisa hilang! Maka kumohon jangan engkau suruh aku jauhi dirimu karena aku tidak ingin merasakan rasa sakit dari mencintaimu -Im Yoona
All Rights Reserved
#182
exoff
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Are My Sunshine ✔️
  • SWEAR IT TO THE SKY! ✔
  • Sadness
  • First And Last
  • Spring Day
  • Shining Star
  • Love Of Dare✔️
  • Through the Pain
  • The Young Bridle
  • THE DEVIL'S CLAIM

Hidup bagiku adalah sebuah kutukan. Tidak kumengerti kenapa orang menghargai kehidupan. Mati. Itu yang aku inginkan. Karena bagiku, kedua hal itu tidak jauh berbeda seperti yang kujalani sekarang. Apakah kematian jauh lebih baik dari kehidupanku? Namun semua berubah ketika aku bertemu denganmu. Kau mengenalkanku apa itu 'hidup', mengenalkan aku realita. Hidup dengan topeng bukanlah hal yang kuinginkan. Dan kau membantuku membuka 'topeng' itu... Menjadikanku apa adanya, membuatku mengenali siapa diriku sebenarnya. Bagai mentari, kau memberikan aku kehangatan yang tidak pernah kurasakan sebelumnya, menyinari ruang gelapku lewat celah kecil dan menyelinap. Membuatku menyadari masih ada harapan, ... untuk bisa menjalani hidup. Untuk itu, Terima kasih, ... dan maaf... Jika akhirnya aku mencintaimu. "Hidupmu bukanlah suatu kesialan. Hidup adalah anugerah yang harus kau syukuri. Hidupmu berharga, dan kau pun berharga. Orang lain akan mencintaimu, jika kau mencintai dirimu sendiri." Begin [27-10-2018] Ending [5-1-2019]

More details
WpActionLinkContent Guidelines