Malam.
  • WpView
    Reads 104
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Aug 2, 2016
"Maaf saya pergi. Maaf saya kembali. Jika kau rindu Kereta, maka Saya rindu Bintang" -Rizal. "Jangan bahas benda langit dikota Bunga" -Nirmana.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BulBin (END)
  • [✓] HAZA || END
  • TAKDIR YANG TAK TERDUGA [TERBIT]
  • Imam untuk Gladysa✓
  • Kekasih Dari Allah
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • BUALAN
  • BULAN
  • Surat Sikumbang Untuk Tanjung

CERITA UDAH END BUT PART MASIH LENGKAP! SO HAPPY READING❤ BulBin -> My Moon / Bintang Untuk Bulan "Kamu nggak laper?"ucap Bulan. Tunggu Bulan kenal suara ini lalu dia melihat dengan ekor matanya dan benar dia Bintang. "Nggak"ucap Bulan lalu kembali menatap novelnya. "Mau minum?"ucap Bintang. "Nggak"ucap Bulan. "Terus kamu maunya apa?"ucap Bintang. "Kamu diem"ucap Bulan. "Oke kalo itu mau kamu"ucap Bintang lalu diam tapi dia terus menatap Bulan membuat Bulan risih. "Stop"ucap Bulan. "Stop apa? Aku udah diem loh"ucap Bintang. "Jangan liatin aku"ucap Bulan. "Kamu cantik"ucap Bintang. Bulan mengabaikan perkataan Bintang membuat Bintang menghela nafas pelan. "Aku salah?"ucap Bintang. "Terserah kamu itu kan penilaian diri kamu terhadap aku"ucap Bulan tanpa menoleh. "Nggak sopan loh ngomong tapi nggak liat ke orangnya"ucap Bintang. "Maaf"ucap Bulan menoleh membuat matanya kembali bertemu dengan mata Bintang. "Aku suka kamu"ucap Bintang membuat Bulan kaget tapi wajahnya tetap tenang. "Makasih"ucap Bulan lalu mengalihkan pandangannya. maafkan kalo gaje ya!!! coba aja dulu siapa tau suka!! ditunggu saran dan kritikannya!! story by : tna_kys12 #27 teo/ 6 april 2020 #6 meteor/ 21 mei 2020 #9 meteor/ 23 mei 2020 #10 meteror/ 11 juni 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines